<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106</id><updated>2011-12-08T06:21:23.574-08:00</updated><category term='Search and Rescue'/><category term='Climbing'/><category term='Fotografi dan Jurnalistik'/><category term='Caving'/><category term='Umum'/><category term='Rafting'/><category term='Mountaineering'/><category term='Lingkungan'/><title type='text'>Artikel Mapala GMS</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-8716546892609529755</id><published>2010-12-27T05:50:00.000-08:00</published><updated>2010-12-27T05:50:30.508-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>100 Kalimat Indah Dalam Lirik Lagu Iwan Fals</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRiZamgntLI/AAAAAAAAAJM/sucHKmCKb44/s1600/iwan+fals.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRiZamgntLI/AAAAAAAAAJM/sucHKmCKb44/s200/iwan+fals.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Lagu-lagu yang dinyanyikan Iwan Fals baik solo album maupun dinyanyikan bersama format group banyak memuat lyric yang istimewa, baik ciptaannya sendiri maupun dari orang lain. Beberapa diantaranya adalah rangkaian kata yang indah dan menjadi kalimat penuh makna.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Berikut adalah sedikit yang sempat kami kumpulkan. Simak dan resapilah makna yang terkandung didalamnya. Semoga hari-hari kita menjadi lebih berguna.100 Kalimat Indah Dalam Lirik Lagu Iwan Fals &lt;/span&gt;:&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;1.“Berhentilah jangan salah gunakan, kehebatan ilmu pengetahuan untuk menghancurkan”&lt;br /&gt;(Puing – album Sarjana Muda 1981)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.“Hei jangan ragu dan jangan malu, tunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya kita mampu”.&lt;br /&gt;(Bangunlah Putra-Putri Pertiwi – album Sarjana Muda 1981)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3."Cepatlah besar matahariku, menangis yang keras janganlah ragu, hantamlah sombongnya dunia buah hatiku, doa kami dinadimu”.&lt;br /&gt;(Galang Rambu Anarki – album Opini 1982)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.“Jalan masih teramat jauh, mustahil berlabuh bila dayung tak terkayuh”.&lt;br /&gt;(Maaf Cintaku - album Sugali 1984)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.“Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari, bila luka di kaki belum terobati”.&lt;br /&gt;(Berkacalah Jakarta - album Sugali 1984)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.“Riak gelombang suatu rintangan, ingat itu pasti kan datang, karang tajam sepintas seram, usah gentar bersatu terjang”.&lt;br /&gt;(Cik - album Sore Tugu Pancoran 1985)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.“Aku tak sanggup berjanji, hanya mampu katakan aku cinta kau saat ini, entah esok hari, entah lusa nanti, entah”.&lt;br /&gt;(Entah - album Ethiopia 1986)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.“Mengapa bunga harus layu?, setelah kumbang dapatkan madu, mengapa kumbang harus ingkar?, setelah bunga tak lagi mekar”.&lt;br /&gt;(Bunga-Bunga Kumbang-Kumbang - album Ethiopia 1986)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.“Ternyata banyak hal yang tak selesai hanya dengan amarah”.&lt;br /&gt;(Ya Ya Ya Oh Ya - album Aku Sayang Kamu 1986)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.“Dalam hari selalu ada kemungkinan, dalam hari pasti ada kesempatan”.&lt;br /&gt;(Selamat Tinggal Malam - album Aku Sayang Kamu 1986)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.“Kota adalah hutan belantara akal kuat dan berakar, menjurai didepan mata siap menjerat leher kita”.&lt;br /&gt;(Kota - album Aku Sayang Kamu 1986)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.“Jangan kita berpangku tangan, teruskan hasil perjuangan dengan jalan apa saja yang pasti kita temukan”.&lt;br /&gt;(Lancar - album Lancar 1987)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.“Jangan ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam”.&lt;br /&gt;(Surat Buat Wakil Rakyat - album Wakil Rakyat 1987)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.“Kau anak harapanku yang lahir di zaman gersang, segala sesuatu ada harga karena uang”.&lt;br /&gt;(Nak - album 1910 1988)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.“Sampai kapan mimpi mimpi itu kita beli?, sampai nanti sampai habis terjual harga diri”.&lt;br /&gt;(Mimpi Yang Terbeli - album 1910 1988)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.“Seperti udara kasih yang engkau berikan, tak mampu ku membalas, Ibu”.&lt;br /&gt;(Ibu - album 1910 1988)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.“Memang usia kita muda namun cinta soal hati, biar mereka bicara telinga kita terkunci”.&lt;br /&gt;(Buku Ini Aku Pinjam - album 1910 1988)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18.“Dendam ada dimana mana di jantungku, di jantungmu, di jantung hari-hari”.&lt;br /&gt;(Ada Lagi Yang Mati - album 1910 1988)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19.“Hangatkan tubuh di cerah pagi pada matahari, keringkan hati yang penuh tangis walau hanya sesaat”.&lt;br /&gt;(Perempuan Malam - album Mata Dewa 1989)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20.“Kucoba berkaca pada jejak yang ada, ternyata aku sudah tertinggal, bahkan jauh tertinggal”.&lt;br /&gt;(Nona - album Mata Dewa 1989)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.“Oh ya! ya nasib, nasibmu jelas bukan nasibku, oh ya! ya takdir, takdirmu jelas bukan takdirku”.&lt;br /&gt;(Oh Ya! - album Swami 1989)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22.“Wahai kawan hei kawan, bangunlah dari tidurmu, masih ada waktu untuk kita berbuat, luka di bumi ini milik bersama, buanglah mimpi-mimpi”.&lt;br /&gt;(Eseks eseks udug udug (Nyanyian Ujung Gang) - album Swami 1989)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23.“Api revolusi, haruskah padam digantikan figur yang tak pasti?”.&lt;br /&gt;(Condet - album Swami 1989)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24.“Kalau cinta sudah di buang, jangan harap keadilan akan datang”.&lt;br /&gt;(Bongkar - album Swami 1989)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25.“Kesedihan hanya tontonan, bagi mereka yang diperkuda jabatan”.&lt;br /&gt;(Bongkar - album Swami 1989)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26.“Orang tua pandanglah kami sebagai manusia, kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta”.&lt;br /&gt;(Bongkar - album Swami 1989)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27.“Satu luka perasaan, maki puji dan hinaan, tidak merubah sang jagoan menjadi makhluk picisan”.&lt;br /&gt;(Rajawali - album Kantata Takwa 1990)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28.“Kesadaran adalah matahari, kesabaran adalah bumi, keberanian menjadi cakrawala, dan perjuangan adalah pelaksanaan kata kata”.&lt;br /&gt;(Paman Doblang - album Kantata Takwa 1990)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29.“Mereka yang pernah kalah, belum tentu menyerah”.&lt;br /&gt;(Orang-Orang Kalah - album Kantata Takwa 1990)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30.“Aku rasa hidup tanpa jiwa, orang yang miskin ataupun kaya sama ganasnya terhadap harta”.&lt;br /&gt;(Nocturno - album Kantata Takwa 1990)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31.“Orang orang harus dibangunkan, kenyataan harus dikabarkan, aku bernyanyi menjadi saksi”.&lt;br /&gt;(Kesaksian - album Kantata Takwa 1990)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32.“Ingatlah Allah yang menciptakan, Allah tempatku berpegang dan bertawakal, Allah maha tinggi dan maha esa, Allah maha lembut”.&lt;br /&gt;(Kantata Takwa - album Kantata Takwa 1990)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33.“Kebimbangan lahirkan gelisah, jiwa gelisah bagai halilintar”.&lt;br /&gt;(Gelisah - album Kantata Takwa 1990)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34.“Bagaimanapun aku harus kembali, walau berat aku rasa kau mengerti”.&lt;br /&gt;(Air Mata - album Kantata Takwa 1990)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35.“Alam semesta menerima perlakuan sia sia, diracun jalan napasnya diperkosa kesuburannya”.&lt;br /&gt;(Untuk Bram - album Cikal 1991)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36.“Duhai langit, duhai bumi, duhai alam raya, kuserahkan ragaku padamu, duhai ada, duhai tiada, duhai cinta, ku percaya”.&lt;br /&gt;(Pulang Kerja - album Cikal 1991)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37.“Dimana kehidupan disitulah jawaban”.&lt;br /&gt;(Alam Malam - album Cikal 1991)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38.“Ada dan tak ada nyatanya ada”.&lt;br /&gt;(Ada - album Cikal 1991)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39.“Aku sering ditikam cinta, pernah dilemparkan badai, tapi aku tetap berdiri”.&lt;br /&gt;(Nyanyian Jiwa - album Swami Il 1991)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40.“Aku mau jujur jujur saja, bicara apa adanya, aku tak mau mengingkari hati nurani”.&lt;br /&gt;(Hio - album Swami Il 1991)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41.“Bibirku bergerak tetap nyanyikan cinta walau aku tahu tak terdengar, jariku menari tetap tak akan berhenti sampai wajah tak murung lagi”.&lt;br /&gt;(Di Mata Air Tidak Ada Air Mata - album Belum Ada Judul 1992)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42.“Mengapa besar selalu menang?, bebas berbuat sewenang wenang, mengapa kecil selalu tersingkir?, harus mengalah dan menyingkir”.&lt;br /&gt;(Besar Dan Kecil - album Belum Ada Judul 1992)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43.“Angin pagi dan nyanyian sekelompok anak muda mengusik ingatanku, aku ingat mimpiku, aku ingat harapan yang semakin hari semakin panjang tak berujung”.&lt;br /&gt;(Aku Disini - album Belum Ada Judul 1992)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44.“Jalani hidup, tenang tenang tenanglah seperti karang”.&lt;br /&gt;(Lagu Satu - album Hijau 1992)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45.“Sebentar lagi kita akan menjual air mata kita sendiri, karena air mata kita adalah air kehidupan”.&lt;br /&gt;(Lagu Dua - album Hijau 1992)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46.“Kita harus mulai bekerja, persoalan begitu menantang, satu niat satulah darah kita, kamu adalah kamu aku adalah aku”.&lt;br /&gt;(Lagu Tiga - album Hijau 1992)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47.“Kenapa kebenaran tak lagi dicari?, sudah tak pentingkah bagi manusia?”&lt;br /&gt;(Lagu Empat- album Hijau 1992)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48.“Kenapa banyak orang ingin menang?, apakah itu hasil akhir kehidupan?”.&lt;br /&gt;(Lagu Empat- album Hijau 1992)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49.“Anjingku menggonggong protes pada situasi, hatiku melolong protes pada kamu”.&lt;br /&gt;(Lagu Lima - album Hijau 1992)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50.“Biar keadilan sulit terpenuhi, biar kedamaian sulit terpenuhi, kami berdiri menjaga dirimu”.&lt;br /&gt;(Karena Kau Bunda Kami - album Dalbo 1993)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51.“Apa jadinya jika mulut dilarang bicara?, apa jadinya jika mata dilarang melihat?, apa jadinya jika telinga dilarang mendengar?, jadilah robot tanpa nyawa yang hanya mengabdi pada perintah”.&lt;br /&gt;(Hura Hura Huru Hara - album Dalbo 1993)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;52.“Tertawa itu sehat, menipu itu jahat”.&lt;br /&gt;(Hua Ha Ha - album Dalbo 1993)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;53.“Nyanyian duka nyanyian suka, tarian duka tarian suka, apakah ada bedanya?”&lt;br /&gt;(Terminal – single 1994)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54.“Waktu terus bergulir, kita akan pergi dan ditinggal pergi”.&lt;br /&gt;(Satu Satu – album Orang Gila 1994)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;55.“Pelan-pelan sayang kalau mulai bosan, jangan marah-marah nanti cepat mati, santai sajalah”.&lt;br /&gt;(Menunggu Ditimbang Malah Muntah – album Orang Gila 1994)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;56.“Mau insaf susah, desa sudah menjadi kota”.&lt;br /&gt;(Menunggu Ditimbang Malah Muntah – album Orang Gila 1994)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;57.“Pertemuan dan perpisahan, dimana awal akhirnya?, dimana bedanya?”.&lt;br /&gt;(Doa Dalam Sunyi – album Orang Gila 1994)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;58.“Jika kata tak lagi bermakna, lebih baik diam saja”.&lt;br /&gt;(Awang Awang – album Orang Gila 1994)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;59.“Bagaimana bisa mengerti?, sedang kita belum berpikir, bagaimana bisa dianggap diam?, sedang kita belum bicara”.&lt;br /&gt;(Awang Awang – album Orang Gila 1994)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60.“Aku bukan seperti nyamuk yang menghisap darahmu, aku manusia yang berbuat sesuai aturan dan keinginan”.&lt;br /&gt;(Nasib Nyamuk – album Anak Wayang 1994)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;61.“Oh susahnya hidup, urusan hati belum selesai, rumah tetangga digusur raksasa, pengusaha zaman merdeka”.&lt;br /&gt;(Oh – single 1995)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;62.“Aku disampingmu begitu pasti, yang tak kumengerti masih saja terasa sepi”.&lt;br /&gt;(Mata Hati – album Mata Hati 1995)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;63.“Sang jari menari jangan berhenti, kupasrahkan diriku digenggaman-Mu”.&lt;br /&gt;(Lagu Pemanjat – album Lagu Pemanjat 1996)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;64.“Lepaslah belenggu ragu yang membelit hati, melangkah dengan pasti menuju gerbang baru”.&lt;br /&gt;(Songsonglah – album Kantata Samsara 1998)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;65.“Berani konsekuen pertanda jantan”.&lt;br /&gt;(Nyanyian Preman – album Kantata Samsara 1998)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;66.“Dengarlah suara bening dalam hatimu, biarlah nuranimu berbicara”.&lt;br /&gt;(Langgam Lawu – album Kantata Samsara 1998)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;67.“Matinya seorang penyaksi bukan matinya kesaksian”.&lt;br /&gt;(Lagu Buat Penyaksi – album Kantata Samsara 1998)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;68.“Bertahan hidup harus bisa bersikap lembut, walau hati panas bahkan terbakar sekalipun”.&lt;br /&gt;(Di Ujung Abad - album Suara Hati 2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;69.“Jangan goyah percayalah teman perang itu melawan diri sendiri, selamat datang kemerdekaan kalau kita mampu menahan diri”.&lt;br /&gt;(Dendam Damai - album Suara Hati 2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;70.“Berdoalah sambil berusaha, agar hidup jadi tak sia-sia”.&lt;br /&gt;(Doa - album Suara Hati 2002)&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;71.“Harta dunia jadi penggoda, membuat miskin jiwa kita”.&lt;br /&gt;(Seperti Matahari - album Suara Hati 2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;72.“Memberi itu terangkan hati, seperti matahari yang menyinari bumi”.&lt;br /&gt;(Seperti Matahari - album Suara Hati 2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;73.“Jangan heran korupsi menjadi jadi, habis itulah yang diajarkan”.&lt;br /&gt;(Politik Uang – album Manusia Setengah Dewa 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;74.“Gelombang cinta gelombang kesadaran merobek langit yang mendung, menyongsong hari esok yang lebih baik”.&lt;br /&gt;(Para Tentara – album Manusia Setengah Dewa 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;75.“Terhadap yang benar saja sewenang wenang, apalagi yang salah”.&lt;br /&gt;(Mungkin – album Manusia Setengah Dewa 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;76.“Begitu mudahnya nyawa melayang, padahal tanpa diundang pun kematian pasti datang”.&lt;br /&gt;(Matahari Bulan Dan Bintang – album Manusia Setengah Dewa 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;77.“Dunia kita satu, kenapa kita tidak bersatu?”.&lt;br /&gt;(Matahari Bulan Dan Bintang – album Manusia Setengah Dewa 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;78.“Urus saja moralmu urus saja akhlakmu, peraturan yang sehat yang kami mau”.&lt;br /&gt;(Manusia Setengah Dewa – album Manusia Setengah Dewa 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;79.“Di lumbung kita menabung, datang paceklik kita tak bingung”.&lt;br /&gt;(Desa – album Manusia Setengah Dewa 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;80.“Tutup lubang gali lubang falsafah hidup jaman sekarang”.&lt;br /&gt;(Dan Orde Paling Baru – album Manusia Setengah Dewa 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;81.“Buktikan buktikan!, kalau hanya omong burung beo pun bisa”.&lt;br /&gt;(Buktikan – album Manusia Setengah Dewa 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;82.“Dunia politik dunia bintang, dunia hura hura para binatang”.&lt;br /&gt;(Asik Nggak Asik – album Manusia Setengah Dewa 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;83.“Dewa-dewa kerjanya berpesta, sambil nyogok bangsa manusia”.&lt;br /&gt;(17 Juli 1996 – album Manusia Setengah Dewa 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;84.“Tanam-tanam pohon kehidupan, siram siram sirami dengan sayang, tanam tanam tanam masa depan, benalu-benalu kita bersihkan”.&lt;br /&gt;(Tanam-Tanam Siram-Siram – single 2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;85.“Ada apa gerangan mengapa mesti tergesa gesa, tak bisakah tenang menikmati bulan penuh dan bintang”.&lt;br /&gt;(Haruskah Pergi – 2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;86.“Persoalan hidup kalau diikuti tak ada habisnya, soal lama pergi soal baru datang”.&lt;br /&gt;(Selancar – 2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;87.“Jaman berubah perilaku tak berubah, orang berubah tingkah laku tak berubah”.&lt;br /&gt;(Rubah – album 50:50 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;88.“Satu hilang seribu terbilang, patah tumbuh hilang berganti”.&lt;br /&gt;(Pulanglah – album 50:50 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;89.“Hidup ini indah berdua semua mudah, yakinlah melangkah jangan lagi gelisah”.&lt;br /&gt;(KaSaCiMa – album 50:50 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;90.“Tak ada yang lepas dari kematian, tak ada yang bisa sembunyi dari kematian, pasti”.&lt;br /&gt;(Ikan-Ikan – album 50:50 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;91.“Ada kamu yang mengatur ini semua tapi rasanya percuma, ada juga yang janjikan indahnya surga tapi neraka terasa”.&lt;br /&gt;(Cemburu – album 50:50 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;92.“Hukum alam berjalan menggilas ludah, hukum Tuhan katakan “Sabar!”.&lt;br /&gt;(Kemarau – uncassette)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;93.“Yang pasti hidup ini keras, tabahlah terimalah”.&lt;br /&gt;(Joned – uncassette)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;94.“Oh negeriku sayang bangkit kembali, jangan berkecil hati bangkit kembali”.&lt;br /&gt;(Harapan Tak Boleh Mati – uncassette)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;95.“Oh yang ditinggalkan tabahlah sayang, ini rahmat dari Tuhan kita juga pasti pulang”.&lt;br /&gt;(Harapan Tak Boleh Mati – uncassette)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;96.“Tuhan ampunilah kami, ampuni dosa-dosa kami, ampuni kesombongan kami, ampuni bangsa kami, terimalah disisi-Mu korban bencana ini”.&lt;br /&gt;(Saat Minggu Masih Pagi – uncassette)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;97.“Nyatakan saja apa yang terasa walau pahit biasanya, jangan disimpan jangan dipendam, merdekakan jiwa”.&lt;br /&gt;(Nyatakan Saja – uncassette)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;98.“Usiamu tak lagi muda untuk terus terusan terjajah, jangan lagi membungkuk bungkuk agar dunia mengakuimu”.&lt;br /&gt;(Merdeka – uncassette)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;99.“Kau paksa kami untuk menahan luka ini, sedangkan kau sendiri telah lupa”.&lt;br /&gt;(Luka Lama – uncassette)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100. “Oh Tuhan tolonglah, lindungi kami dari kekhilafan, oh ya Tuhan tolonglah, Ramadhan mengetuk hati orang orang yang gila perang”.&lt;br /&gt;(Selamat Tinggal Ramadhan – uncassette)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Sumber : www.iwanfalsmania.blogspot.com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-8716546892609529755?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/8716546892609529755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/100-kalimat-indah-dalam-lirik-lagu-iwan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/8716546892609529755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/8716546892609529755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/100-kalimat-indah-dalam-lirik-lagu-iwan.html' title='100 Kalimat Indah Dalam Lirik Lagu Iwan Fals'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRiZamgntLI/AAAAAAAAAJM/sucHKmCKb44/s72-c/iwan+fals.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-2686196296315548357</id><published>2010-12-27T05:01:00.000-08:00</published><updated>2010-12-27T05:55:37.528-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>Pencinta Alam dan Paradigma Gerakan Lingkungan</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRiajzZBfZI/AAAAAAAAAJQ/PvubU6r0fkk/s200/PA.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;"jika ingin mengubah negara untuk kegiatan – kegiatan yang sulit tentang persoalan kebijakan politik, pencinta lingkungan menjadi sumber kekuatan dengan apa saja dapat dilakukan. Jika anda ingin mempunyai negara untuk kepentingan ekonomi, pikirkan diri anda dan generasi anda yang akan datang, saya yakin anda dapat melakukannya”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;(Gerlorfd Nelson dalam catalyst conference speech university of Illionis, 1990)&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pencinta alam di Indonesia saat ini belum dirasakan sebagai salah satu akar gerakan lingkungan, terbukti dalam korelasinya saat ini dengan menjamurnya perhimpunan pencinta alam seiring pula dengan kerusakan yang tidak terkendali. Dimanakah letak penyimpangan ini karena keberadaan pencinta alam dalam tataran yang ideal dapat menumbuhkembangkan generasi yang peduli lingkungan. ini patut dikembangkan baik dalam pola gerakan maupun pengembangan organisasinya. Namun dalam tataran real tidak bisa di bedakan antara pencinta alam dan penggiat alam terbuka karena keduanya hampir tidak bisa dibedakan mana yang penggiat dan mana pencinta alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model gerakan lingkungan yang berasal dari pencinta alam pada periode kelahirannya lebih menekankan pada kecintaan terhadap alam yang diwujudkan dengan naik gunung, camping, pelatihan konservasi, dan penghijauan di lereng-lereng gunung. Selain kecintaan terhadap alam, mereka ornop dan sebagian pencinta alam masih terkonsentrasi pada model pembangunan. Karena mereka masih meyakini kebenaran model pembengunan berkelanjutan dengan standar kemajuan ekonomi yang sesungguhnya menimbulkan dampak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Simpulan Paradigma&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Dua nama, pencinta alam dan penggiat alam terbuka seolah-olah merupakan satu kesatuan utuh yang tidak bisa di pisahkan antara keduanya. Namun kalau dilihat secara etimologi kata dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia akan nampak kelihatan bahwa keduanya tidak ada hubungan satu sama lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam KBBI, pencinta (alam) ialah orang yang sangat suka akan (alam), sedangkan petualang ialah orang yang suka mencari pengalaman yang sulit-sulit, berbahaya, mengandung resiko tinggi dsd. Dengan demikian, secara etimologi jelas disiratkan dimana keduanya memiliki arah dan tujuan yang berbeda, meskipun space, ruang gerak aktivitas yang dipergunakan keduanya sama, alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilain pihak, perbedaan itu tidak sebatas lingkup “istilah” saja, tetapi juga langkah yang dijalankan. Seorang pencinta alam lebih populer dengan gerakan enviromentalisme-nya, sementara itu, petualang lebih aktivitasnya lebih lekat dengan aktivitas-aktivitas petualangan seperti pendakian gunung, pemanjatan tebing, pengarungan sungai dan masih banyak lagi kegiatan yang menjadikan alam sebagai medianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan, berlahiran kelompok-kelompok yang mengatasnamakan dirinya sebagai “Kelompok Pecinta Alam, (KPA)”. Namun, keberadaaan mereka belum mencirikan kejelasan arah gerak dan pola pengembangan kelompoknya. Jangankan mencitrakan kelompoknya sebagai pecinta alam, sebagai petualang pun tidak. Aktivitas mereka cenderung merupakan aksi-aksi spontanitas yang terdorong atau bahkan terseret oleh medan ego yang tinggi dan sekian image yang telah terlebih dulu dicitrakan oleh KPA-KPA lain, dengan demikian banyak diantara para “pencinta alam” itu cuma sebatas “gaya” yang menggunakan alam sebagai alat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencinta alam dunia dengan gerakan enviromentalisme yang berjuang keras dalam menjaga keseimbangan alam ini patut kita contoh sebagai satu gerakan untuk masa depan, kini yang sering ditanyakan ketika kerusakan alam di negeri ini semakin parah dimanakah pencinta alam, begitupun dengan para petualang yang menggunakan alam sebagai medianya. Bahkan Tak jarang aktivitas mereka berakhir dengan terjadinya tindakan yang justru sangat menyimpang dari makna sebagai pecinta alam, misalkan terjadinya praktek-paktek vandalisme. Inilah sebenarnya yang harus di kembalikan tujuan dan arahnya sehingga jelas fungsi dan gerak merekapun bukan hanya sebagai ajang hura-hura belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah harapan untuk mengembalikan keseimbangan alam ini supaya terhindar dari terputusnya sistem dalam kehidupan ini bukan tanggung jawab pencinta alam atau penggiat alam terbuka saja tapi tugas kita semua sebagai mahluk penghuni bumi dan dua arah yang berbeda dapat bersatu untuk menciptakan kelestarian alam ini khususnya lingkungan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivis lingkungan hidup dunia dengan gerakan cinta lingkungannya akan lebih berarti tindakannya dengan dukungan dari para pencinta alam yang ada di negeri ini. Dalam perbedaan pola fikir dan arah gerak pencinta alam dengan penggiat alam terbuka terdapat kesamaan pula dengan media yang sama untuk itu bukanlah suatu kemustahilan keduanya bersatu untuk masa depan lingkungan hidup Indonesia sehingga terciptanya lingkungan hidup yang seimbang, stabil dan bermanfaat bagi kehidupan sekarang dan masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah peringatan kepada kemanusiaan yang diterbitkan oleh 1.575 ilmuwan dari enam puluh sembilan negara yan mengikuti Konverensi Rio tahun 1992 perlu kita ketahui sebagai sebuah awal penyadaran untuk lingkungan hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Peringatan ” itu berisi bahwa umat manusia dan alam berada pada arah yang bertabrakan. Kegiatan manusia mengakibatkan kerusakan besar pada lingkungan dan sumber daya yang sangat penting yang seringkali tidak dapat di pulihkan. Jika tidak dikaji, banyak dari kegiatan kita skang yang ini menempatkan masa depan pada keadaan yang sangat beresiko, sehingga kita menghadapi realitas masyarakat manusia dan alam tumbuhan dan hewan dan mungkin juga dunia tempat kita hidup ini berubah sedemikian rupa, sehingga tidak dapat lagi mendukung kehidupan menurut cara yan kita kenal. Perubahan fundamental adalah urgen jika kita ingin menghindarkan benturan dalam arah perjalanan kita yang sekarang ini terjadi.(” World scientist Warning to Humanity “) , Pernyataan siaran pers diterbitkan 18 November 1992 oleh The Union of Concerned Scientist.) “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ancaman yang menempatkan alam dan penghuninya (manusia maupun bukan manusia) berada dalam bahaya ini patut kita ketahui bersama tentang konsekuensi dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh umat manusia sebagai penghuni bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Enviromentalisme dan gerakan lingkungan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebelum melangkah lebih jauh melihat gerakan lingkungan baiknya kita tinjau masalah lingkungan. Masalah masalah lingkungan hidup seringkali tidak menjadi prioritas yang tinggi dan seringkali menjadi sub agenda dengan demikian akhirnya larut dan tenggelam dalam tema-tema kampanye yang lebih luas dan abstrak. sementara itu gerakan lingkungan atau dsebut juga enviromentalisme yaitu suatu faham yang menempatkan lingkungan hidup sebagai pola dan arah gerakannya. Bagi sebagian pihak enviromentalisme mungkin asing karena enviromentalisme dianggap sebagai gerakan yang membahayakan orde pada waktu itu (orde baru) terutama dalam menentukan kebijakan yang berkaitan dengan ekploitasi hutan. Organisasi non politik yang concern pada lingkungan pada masa itu pun di arahkan langsung oleh Emil Salim waktu itu menjabat Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup untuk tidak mengikuti taktik Green Peace ataupun The German Green yang bisa masuk mengkritisi setiap kebijakan pemerintah yang tidak memperhatikan dampak lingkungan hidup terhadap alam ataupun masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan gerakan lingkungan hidup menurut literatur sosiologi istilah “gerakan lingkungan hidup” digunakan dalam tiga pengertian yaitu pertama sebagai penggambaran perkembangan tingkah laku kolektif (collective behavior). Kedua, sebagai jaringan konflik-konflik dan interaksi politis seputar isu-isu lingkungan hidup dan isu-isu lain yang terkait. Ketiga, sebagai perwujudan dari perubahan opini publik dan nilai-nilai yang menyangkut lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia istilah gerakan lingkungan hidup di pakai dalam konsorsium : “15 tahun Gerakan Lingkungan Hidup : Menuju Pembangunan Berwawasan Lingkungan”. Yang di selenggarakan oleh kantor Meneg Kependudukan Dan Lingkungan Hidup di Jakarta, 5 Juni 1972.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Denton E Morrison mengusulkan bahwa yang di sebutkan gerakan lingkungan hidup sesungguhnya terdiri dari 3 komponen yaitu komponen pertama, the organized or voluntary enviromental movement ( gerakan lingkungan yang terorganisir atau gerakan yang sukarela ) termasuk dalam kategori ini adalah organisasi lingkungan seperti Enviromental Devense Fund, Green Peace atau di Indonesia ada WALHI Jaringan Pelestarian Hutan “SKEPHI”. Komponen kedua, The public enviromental movement (gerakan lingkungan publik ) adalah khalayak ramai yang dengan sikap sehari-hari dalam tindakan dan kata-kata mereka menyatakan kesukaan mereka terhadap ekosistem tertentu, pola hidup tertentu serta flora dan fauna tertentu. Komponen ketiga The Institusional Enviromental Movement (gerakan lingkungan terlembaga ) ini sangat menentukan dalam negara negara berkembang dimana peranan negara sangat dominan dan peranan aparat-aparat birokrasi resmi mempunyai kewenangan hukum (yuridiksi) terhadap kebijakan umum tentang lingkungan hidup atau yang berkaitan dengan lingkungan hidup sebagai contoh di Amerika ada Badan Perlindungan Lingkungan ( EPA – Enviromental Protection Agency), Dinas Pertamanan Nasional ( National Park Service) padanannya di Indonesia adalah Kantor Meneg KLH, DEPHUT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komponen gerakan lingkungan terlembaga ini penting untuk di amati sendiri ambilah contoh keberhasilan EPA dalam mengendalikan polusi air dan udara misalnya di pengaruhi kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, kebijaksanaan luar negeri serta ketersediaan sumber-sumber energi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikat gerakan lingkungan menurut Buttel dan Larson mempunyai beberapa manfaat, pertama struktur gerakan lingkungan di setiap negara yakni hubungan diantara tiga komponen itu bisa berbeda-beda dan ini membawa variasi yang cukup berarti di antara paham lingkungan (enviromentalism) negara-negara itu. Kedua, taktik dan ideologi gerakan lingkungan terorganisir di suatu negara dapat di lihat sebagai hasil interaksi diantara komponen – komponen kelas negara itu satu pihak, dan kelompok-kelompok kepentingan (interces group) dilain pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Epilog&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan paradigma dalam tubuh pencinta alam bukan sebuah kemustahilan untuk berubah dan seimbang dengan kegiatan kegiatan alam terbuka yang biasa di gelutinya. Tidak menutup kemungkinan sebuah gerakan radikal untuk masalah kesadaran lingkungan terwujud dalam satu koridor gerakan lingkungan karena masalah lingkungan adalah masalah bersama yang membutuhkan kerjasama dari setiap stake holder pelaku, pemerhati dan aktivis yang bergerak atas nama lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks gerakan lingkungan, maka tantangan semakin yang semakin besar di masa mendatang mengharuskan kita untuk melakukan reposisi gerakan lingkungan menjadi gerakan sosial, karena ini adalah satu-satunya jalan untuk menghadapi dominasi pasar dan globalisasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Oleh &lt;b&gt;Iden Wildensyah&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;** Iden Wildensyah, saat ini tercatat mahasiswa UPI Bandung aktif di KPALH Gandawesi serta relawan lingkungan di Bandung pernah menjadi peserta PEKA (pelatihan konservasi dan advokasi) PA region jawa di WALHI D.I.Y&lt;br /&gt;sumber :&lt;br /&gt;* George Junus Aditjondro,2003. Pola-pola Gerakan Lingkungan. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.&lt;br /&gt;* Philif Shobecof,1998. Sebuah Nama Baru Untuk Perdamaian. Yayasan Obor Indonesia.Jakarta.&lt;br /&gt;* soemarwotto, otto,2001, Ekologi,Lingkungan Hidup dan Pembangunan.Djambatan.Jakarta&lt;br /&gt;* Jurnal WACANA Edisi12,Tahun III,2002 Lingkungan Versus Kapitalisme Global, penerbit INSIST Press&lt;br /&gt;* Buletin Wanadri no 17, 2002&lt;br /&gt;* Kalam Jabar, Republika Rabu 25 februari 2004.&lt;br /&gt;* Habitat Newsletter KONUS Volume 03 no 02. Juni – September 2003&lt;br /&gt;* Isola Magazine, media Unit Pers Mahasiswa UPI edisi I,Juli – September 2003&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-2686196296315548357?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/2686196296315548357/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/pencinta-alam-dan-paradigma-gerakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/2686196296315548357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/2686196296315548357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/pencinta-alam-dan-paradigma-gerakan.html' title='Pencinta Alam dan Paradigma Gerakan Lingkungan'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRiajzZBfZI/AAAAAAAAAJQ/PvubU6r0fkk/s72-c/PA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-5295415666585099230</id><published>2010-12-25T19:08:00.000-08:00</published><updated>2010-12-27T05:02:46.316-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>Servern Cullis-Suzuki</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRasY29OgnI/AAAAAAAAAJI/IuW6HmyKRtI/s1600/severn-suzuki+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRasY29OgnI/AAAAAAAAAJI/IuW6HmyKRtI/s1600/severn-suzuki+copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yang bernama Severn Suzuki,&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; seorang anak yang pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; Children's Organization (ECO).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; untuk belajar dan mengajarkan pada anak-anak lain mengenai masalah&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Dan mereka pun diundang menghadiri Konferensi Lingkungan Hidup PBB,&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; dimana pada saat itu Severn yang berusia 12 tahun memberikan sebuah&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; pidato kuat yang memberikan pengaruh besar (dan membungkam) beberapa&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; pemimpin dunia terkemuka.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Apa yang disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yang berdiri dan memberikan&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Inilah Isi pidato tersebut: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental&lt;br /&gt;Children Organization&lt;br /&gt;Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12&lt;br /&gt;dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga,&lt;br /&gt;Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk&lt;br /&gt;bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda&lt;br /&gt;sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di&lt;br /&gt;sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan&lt;br /&gt;masa depan bagi diri saya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum&lt;br /&gt;atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi&lt;br /&gt;semua generasi yg akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia&lt;br /&gt;yang tangisannya tidak lagi terdengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat&lt;br /&gt;yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan&lt;br /&gt;habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena&lt;br /&gt;berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena&lt;br /&gt;saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa&lt;br /&gt;tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker.&lt;br /&gt;Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu&lt;br /&gt;persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar&lt;br /&gt;binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan&lt;br /&gt;burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal&lt;br /&gt;tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini&lt;br /&gt;ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap&lt;br /&gt;bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua&lt;br /&gt;pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki&lt;br /&gt;semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa&lt;br /&gt;anda sekalian juga sama seperti saya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita. Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya. Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di&lt;br /&gt;tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak&lt;br /&gt;tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota&lt;br /&gt;perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah&lt;br /&gt;ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi&lt;br /&gt;- dan anda semua adalah anak dari seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua&lt;br /&gt;adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih&lt;br /&gt;dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi&lt;br /&gt;udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan&lt;br /&gt;tidak akan mengubah hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita&lt;br /&gt;semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu&lt;br /&gt;untuk tujuan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak&lt;br /&gt;ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami&lt;br /&gt;membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.&lt;br /&gt;Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi&lt;br /&gt;dengan mereka yang memerlukan.&lt;br /&gt;Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk&lt;br /&gt;kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan&lt;br /&gt;dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda,&lt;br /&gt;komputer dan perlengkapan televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami&lt;br /&gt;menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah&lt;br /&gt;satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku&lt;br /&gt;kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan&lt;br /&gt;makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih&lt;br /&gt;sayang " .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun,&lt;br /&gt;bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih&lt;br /&gt;begitu serakah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia&lt;br /&gt;sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan&lt;br /&gt;yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari&lt;br /&gt;anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak&lt;br /&gt;yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau&lt;br /&gt;pengemis di India .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua&lt;br /&gt;uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat&lt;br /&gt;kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa&lt;br /&gt;indah jadinya dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk&lt;br /&gt;berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan&lt;br /&gt;orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang&lt;br /&gt;kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk&lt;br /&gt;berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang&lt;br /&gt;anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda&lt;br /&gt;melakukan hal ini - kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah&lt;br /&gt;yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua&lt;br /&gt;seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan&lt;br /&gt;mengatakan, " Semuanya akan baik-baik saja , 'kami melakukan yang&lt;br /&gt;terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari&lt;br /&gt;segalanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut&lt;br /&gt;kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda&lt;br /&gt;semua? Ayah saya selalu berkata, "Kamu akan selalu dikenang karena&lt;br /&gt;perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.&lt;br /&gt;Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya&lt;br /&gt;menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;***********&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;(Sumber: The Collage Foundation)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Servern Cullis-Suzuki telah membungkam satu ruang sidang Konperensi&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; PBB, membungkam seluruh orang-orang penting dari seluruh dunia hanya&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; dengan pidatonya. Setelah pidatonya selesai serempak seluruh orang&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt; yang meriah kepada anak berusia 12 tahun itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Dan setelah itu, ketua PBB mengatakan dalam pidatonya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;" Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri&lt;br /&gt;karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya linkungan dan&lt;br /&gt;isinya disekitar kita oleh anak yang hanya berusia 12 tahun, yang maju&lt;br /&gt;berdiri di mimbar ini tanpa selembarpun naskah untuk berpidato.&lt;br /&gt;Sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh&lt;br /&gt;asisten saya kemarin. Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak&lt;br /&gt;yang berusia 12 tahun "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------ --------- --------- --------- --------- ---------&lt;br /&gt;--------- --------- ------&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Tolong sebarkan tulisan ini ke semua orang yang anda kenal, bukan&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; untuk mendapatkan nasib baik atau kesialan kalau tidak mengirimkan,&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; tapi mari kita bersama-sama membuka mata semua orang di dunia bahwa&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; bumi sekarang sedang dalam keadaan sekarat dan kitalah manusia yang&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; membuatnya seperti ini yang harus bertindak untuk mencegah kehancuran&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; dunia.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;*(Copyright from: Moe Joe Free)*&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object height="381" width="475"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/6Sb6RmRMbBY?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/6Sb6RmRMbBY?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x234900&amp;amp;color2=0x4e9e00" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="475" height="381"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-5295415666585099230?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/5295415666585099230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/cerita-ini-berbicara-mengenai-seorang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/5295415666585099230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/5295415666585099230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/cerita-ini-berbicara-mengenai-seorang.html' title='Servern Cullis-Suzuki'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRasY29OgnI/AAAAAAAAAJI/IuW6HmyKRtI/s72-c/severn-suzuki+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-5163476688839112968</id><published>2010-12-25T17:11:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T17:35:45.169-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mountaineering'/><title type='text'>Survival</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaWIq8clAI/AAAAAAAAAJA/8SzgpZrdNEs/s1600/survival+gms.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="155" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaWIq8clAI/AAAAAAAAAJA/8SzgpZrdNEs/s200/survival+gms.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Survival adalah suatu usaha untuk mempertahankan hidup pada keadaan yang tidak memungkinkan. Tentu saja keadaan survival ini adalah suatu keadaan yang tidak kita inginkan. Jadi survival sifatnya adalah dalam keadaan terpaksa.&lt;br /&gt;Sebab-sebab terjadinya survival:&lt;br /&gt;1. Keadaan alam (cuaca, keadaan medan)&lt;br /&gt;2. Keadaan makhluk lain disekitar kita(binatang, tumbuhan)&lt;br /&gt;3. Keadaan diri sendiri (mental, fisik, kesehatan)&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menurut versinya survival dibagi dalam tiga bagian:&lt;br /&gt;a. Versi militer&lt;br /&gt;Dalam Versi ini dikenal adanya SERE (survive, evasion, Resistance and escape)&lt;br /&gt;b. Versi petugas khusus&lt;br /&gt;Misalnya : Pilot, nahkoda kapal dan petugas jagawana&lt;br /&gt;c. Versi avounturir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan jenis medannya, survival dibagi atas :&lt;br /&gt;1. Survival darat, meliputi :&lt;br /&gt;a. Survival dipadang pasir (Desert survival)&lt;br /&gt;b. Survival digunung dan dihutan (jungle survival)&lt;br /&gt;c. Survival disalju (Artick/antartick survival)&lt;br /&gt;2. Survival perarian, meliputi :&lt;br /&gt;a. Survival dilaut (Sea survival)&lt;br /&gt;b. Survival disungai atau rawa (Swamp/river survival )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam melaksanakan survival ini ada beberapa hal yang dibutuhkan :&lt;br /&gt;a. Sikap mental,(mental yang mendukung survival)&lt;br /&gt;Seorang survival harus mempunyai sbb:&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Berdoa demi keselamatan&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Semangat untuk tetap hidup&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Kepercayaan diri&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Mengguakan akal sehat atau dapat berfikir sehat&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Disiplin dan perencanaan yang matang&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Kemampuan belajar dari penglaman&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Pengetahuan tentang alam yang akan dijadikan sebagai tempat kegiatan alam bebas.&lt;br /&gt;b. Pengetahuan&lt;br /&gt;Seorang survivor harus mempunyai pengetahuan yang cukupterutama pengetahuan yang berhubungan erat dengan teknik survival seperti:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pengetahuan membuat trap maupun alat perlindungan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pengetahuan mendapatkan air&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pengetahuan cara mendapatkan dan membuat api&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pengetahuan orientasi medan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pengetahuan cara mengatasdi gangguan binatang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pengetahuan cara mencari pertolongan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;c. Pengalaman dan latihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. peralatan&lt;br /&gt;Langkah-langkah yang biasa dilakukan dalam melaksanakan survival adalah :&lt;br /&gt;1. mengkoordinasikan anggota (jika berkelompok)&lt;br /&gt;2. melakukan pertolongan pertama&lt;br /&gt;3. melihat kemampuan dan keadaan anggota&lt;br /&gt;4. mengadakan orientasi medan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;mengetahui posisi secara tepat atau perkiraan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;mengetahui kemungkinan pemukiman penduduk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;mengetahui jalan keluar secara tepat atau perkiraan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;5. mengadakan penjatahan makanan&lt;br /&gt;6. membuat rencana penjatahan makanan&lt;br /&gt;7. berusaha menyambung komuikasi denga luar&lt;br /&gt;8. membuat jejak dan mencari perhatian&lt;br /&gt;9. mendapatkan / mencari pertolongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadan-keadan yang membahayakan dalam survival :&lt;br /&gt;1. ketegangan dan panik&lt;br /&gt;2. karena sengatan sinar matahari :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;kelelahan panas (heast exaustion)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;kejang panas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;sangat panas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;karena sengatan penyakit (demam disentri)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;3. kemerosotan mental&lt;br /&gt;4. bahaya binatang buas&lt;br /&gt;5. keracunan, gejalanya :&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;pusing dan muntah&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;perasaan nyeri dan kejang-kejang perut&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;kadang-kadang mencret&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;jika keracunan sudah berat akan pingsan&lt;br /&gt;6. keletihan yang amat sangat&lt;br /&gt;7. kelaparan&lt;br /&gt;8. kedinginan yang bisa menyebabkan hypothermia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda hypothermia :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Karena merasa dingin dan badan menggigil, reaksi posisi tubuh mendekat kan tangan dan kaki kedada atau melipat tubuh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Nampak bibir dan ujung jari serta telinga dingin dan membiru&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Bagi yang telahparah, gejalanya yaitu saat ia bicara tidak tentu atau ngelantur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Cara terbaik mengatasi hypothermia :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Mengganti energi melalui metabolisme tubuh,yaitu dengan menjaga agar tetap makan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Membuat perlindungan (shelter)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Membuat api unggun yang berguna untuk menghangatkan badan,penerangan, pengusir binatang buas dan isyarat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Membuat tempat perlindungan (shelter)&lt;br /&gt;Maksud membuat bivak adalah untuk melindungi diri dari pengaruh alam,seperti panas dingin,angin dan hujan.Perlindungan ini bisa dibuat dari bahan yang dibawa (misalnya ponco) atau dari alam langsung (misalnya dedaunan,ranting dsb). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa syarat yang harus diperhatikan apabila membuat bivak, yaitu :&lt;br /&gt;1. jangan membuat bivak ditempat yang merupakan jalannya air atau mungkin akan banjir pada waktu hujan.&lt;br /&gt;2. diatas bivak hendaknya tidak ada pohon atau cabang yang mati sehingga akan membahayakan kalau ranting atau cabang pohon yang mati menimpa bivak.&lt;br /&gt;3. jangan membuatnya disekitar semak-semak yang mungkin merupakan sarang binatang.&lt;br /&gt;4. jangan ditempat yang terkena gangguan alam secara langsung, misalnya ditempat berhembusnya angin secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan bivak dari bahan yang dibawa, misalnya dapat dari ponco atau plastik. Kegunaan ponco sangat banyak selain untuk jas hujan juga dapat digunakan untuk membuat bivak begitupun dengan plastik selain buat alas tidur juga dapat digunakan buat menampung air, ukuran plastik yang layak adalah 2 x 2 meter atau 2 x 1,5 meter. Membuat bivak dari alam langsung bisa dibuat dari ranting dedaunan, ijuk, rumbia daun palm daun pisang dsb. Yang penting bahan tersbut cukup kuat untuk menahan hujan, dingin atau panas. Bentuk lain yang bisa dimanfaat kan dari alam adalah gua, lekukan tebing atau batu yang cukup dalam, lubang dari tanah dan sebagainya. Jika memilih gua harus diperhatikan hal-hal dibawah ini :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;gua tersebut bukan tempat sarang binatang buas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;gua tersebut tidak mengandung racun, cara mengetahuinya adalah dengan memakai obor jika obor tetap menyala maka gua tidak mengandung racun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Membuat perangkap (trap)&lt;br /&gt;Membuat perangkap merupakan ketrampila yang sangat diperlukan bagi mereka yang gemar berolah raga dialam bebas. Pembuatan trap ini sangat penting sekali bagi survivor, apabila sudah kehabisan bahan makanan. Walaupun mudah pembuatan trap juga harus dilatih setiap saat.&lt;br /&gt;Macam-macam perangkap :&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;perangkap model menggantung (hanging snare)&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;perangkap tali sederhana&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;perangkap lubang penjerat&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;perangkap menimpa&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;kombinasi perangkap lubang dan menimpa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alat-alat yang dibutuhkan :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pisau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;tali/kawat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;kayu, dll&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Pada pembuatan trap ini perlu mempelajari dan membaca tanda jejak. Gunanya :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;mengetahui binatang dan kehidupan disuatu daerah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;mengetahui apakah suatu daerah dilalui manusia atau binatang tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Untuk mencari jalan keluar apabila tersesat dalam perjalanan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Dari tanda-tanda alam dapat diketahui apakah manusia atau hewan melalui daerah tersebut atau tidak. Hal ini dapat diketahui dari :&lt;br /&gt;o&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Kotoran yang tersisa&lt;br /&gt;o&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Pohon kecil atau ranting patah atau terinjak atau putus&lt;br /&gt;o&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Lumpur atau tanah yang tercecer diatas rerumputan&lt;br /&gt;o&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Sisa makanan yang ditinggalkan oleh hewan dan manusia seperti tulang belulang,biji-bijian, kertas dan plastik dll.&lt;br /&gt;o&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Binatang yang berkelompok jadi kacau, tidak beraturan dan ribut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca jejak alami dapat dialkukan dari bekas injakan kaki, tebasan, bunyi-bunyian dan keadaan sekeliling yang mendukung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatan dan pencarian air &lt;br /&gt;Air merupakan kebutuhan yang sangat esensial bagi manusia.Apalagi bagi orang yang mengadakan gerak yang lama da berat, seperti para pendaki gunung. Kebutuhan air secara normal bagi manusia adalah sebanyak dua liter. Sedangkan paling minimum ialah sebanyak 0,25 liter. Tanpa air biasanya orang bisa bertahan hidup dua atau tiga hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari keadaannya air dibagi menjadi :&lt;br /&gt;1. Air yang harus dibersihkan terlebih dahulu&lt;br /&gt;2. Air yang tak perlu dibersihkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh air yang tak perlu dibersihkan terlebih dahulu :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Lubang air (biasanya bercampur dengan lumpur, daun, rantingranting dsb). Pembersihannya dengan cara diendapkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Air yang menggenang, pembersihannya dengan menyaring,misalnya menggunakan syal,kaos dll.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Menggali air dipantai dengan kedalaman 7 meter diatas air pasang. Biasanya air bersih berada diatas air yang asin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Contoh air yang tak perlu dimurnikan lagi :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Air hujan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Tanaman rambat dan rotan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Air sungai dan mata air yang bersih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Tanaman penampung air,misal kantong semar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Air kelapa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pada dasar batang bambu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Akar gantung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam pemanfaatan air bagi survivor adalah :&lt;br /&gt;1. Apabila melakukan survival dilaut dan terapung, usahakan tidak mabuk laut, karena akan menyebabkan dehidrasi.&lt;br /&gt;2. Melakukan survival dipantai atau dilaut bila kekurangan air lalu memanfaatkan air laut untuk diminum sangat berbahaya, karena air laut akan meningkatkan dehidrasi dan penguapan air dari tubuh.&lt;br /&gt;3. Kebiasaan merokok bagi survivor akan menyebabkan kehausan dan kekeringan tengorokan.&lt;br /&gt;4. Meminum air seni sangat berbahaya, kecuali sangat terpaksa sekali.&lt;br /&gt;5.Kebiasaan minum alkohol akan menyebabkan mual dan haus bagi survivor,juga akan menghilangkan akal sehat dan rasional.&lt;br /&gt;6. Dalam mengatur makanan harus diseimbangkan dengan persediaan air.&lt;br /&gt;7. Untuk mengatasi rasa haus usahakan agar mulut tetap basah dan lembab dengan cara menelan air liur ataupun mengulum air liur.atau pun mengulum kancing baju.&lt;br /&gt;8. Untuk mengatur dan mengirit air minum,sebelumnya rongga mulut dan tenggorokan dibasahi air secara perlahan, kemudian air dapat diminum langsung.&lt;br /&gt;9. Disiplin dan ketat dalam penggunaan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini ditunjukan cara membuat tempat dan penampungan air serta memperolehnya dari penguapan tanah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaUTs4pu6I/AAAAAAAAAI8/uzEKzpVNYoo/s1600/survival.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaUTs4pu6I/AAAAAAAAAI8/uzEKzpVNYoo/s1600/survival.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pemanfaatan dan pencarian makanan&lt;br /&gt;Survivor dapat bertahan tanpa makanan maksimal dua minggu. Hal ini dibandingkan dengan tanpaair sama sekali.untuk selalu mengganjal perut hendaknya survivor selalu memakan apa saja walaupun sedikit, karena energi dari makanan ini digunakan untuk menggerakan badan.&lt;br /&gt;Menurut sumbernya makanan dapat diperoleh dari :&lt;br /&gt;1. Makanan berasal dari hewan&lt;br /&gt;2. Makanan berasal dari tumbuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bagian tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan makanan, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Batangnya, misal : pohon pisang, pakis, palm, sagu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Daunnya,misal : selada air, daun singkong, melinjo, dll&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Akar/umbinya misal : ubi jalar,talas, dll&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Buahnya, misal : arbei, markisa hutan, dll&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Dapat dimakan seluruh bagiannya misal : jamur merang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Patokan umum dalam memakan tumbuhan dari alam :&lt;br /&gt;1. Perhatikan apakah hewan sekiar memakan tumbuhan tersebut, misal apa yang dimakan kera bisa dimakan oleh mausia&lt;br /&gt;2. Hindari dan berhati-hati dengan tumbuhan yang warnanya mencolok, juga buah yang berwarna mencolok&lt;br /&gt;3. Hindari tanaman yang mengeluarkan getah berwarna putih atau seperti sabun, kecuali sudah yakin tidak beracun, seperti sawo, lengkeng, buah pepaya.&lt;br /&gt;4. Tanaman yang akan dimakan dicoba dulu dengan mengoleskan pada kulit tangan atau dicicipi sedikit. Bila terasa gatal atau menyengat sebaiknya jangan dimakan&lt;br /&gt;5. Hindari akanan yang rasanya tidak enak yang juga terasa pahit atau masam&lt;br /&gt;6. Perlu juga memakan makanan yang beraneka jenis. Tujuannya satu jenis racun tidak terakumulasi dan dengan berbagai macam jenis, racunnya akan saling menetralkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan memasak bagi survivor adalah :&lt;br /&gt;1. Mengadakan netralisasi bahan makanan dari kemungkinan penyakit atau keracunan.&lt;br /&gt;2. Membuat makanan mudah dicerna dan di kunyah&lt;br /&gt;3. Untuk memanfaatkan air dari daun atau akar suatu tanaman (misalnya untuk ramuan obat)&lt;br /&gt;4. Untuk dilakukan menghangatkan tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara memasak sederhana :&lt;br /&gt;1. Membuat kompor sederhana&lt;br /&gt;o&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kaleng diisi dengan pasir yang bercampur garam dapur&lt;br /&gt;o&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tambahkan minyak tanah sampai kepermukaan kaleng&lt;br /&gt;2. Memasak nasi dalam kelapa&lt;br /&gt;3. Memasak nasi atau air dalam bambu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik membuat api&lt;br /&gt;1. Cara memantik, yaitu dengan menggesekan atau membenturkan&lt;br /&gt;2. Gergaji api (fire saw)&lt;br /&gt;3. Fire thong ( tali kulit untuk api)&lt;br /&gt;4. Busur dan anak panah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat alat bantu survival&lt;br /&gt;Berbagai alat bantu survival adalah:&lt;br /&gt;1. Membuat tali dari sabut atau kulit kelapa&lt;br /&gt;2. Membuat alat memancing dengan peniti, kawat logam&lt;br /&gt;3. Pembuatan bambu sebagai :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Kentongan untuk tanda/isyarat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Rakit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Sumber : DIKTAT Mapala GMS&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-5163476688839112968?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/5163476688839112968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/survival.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/5163476688839112968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/5163476688839112968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/survival.html' title='Survival'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaWIq8clAI/AAAAAAAAAJA/8SzgpZrdNEs/s72-c/survival+gms.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-8792525109370909849</id><published>2010-12-25T16:50:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T16:51:37.863-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mountaineering'/><title type='text'>Botani dan Zoologi Praktis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaQ29B6VxI/AAAAAAAAAI4/bK3D04yDn_E/s1600/botani+zoologi+praktis.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="140" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaQ29B6VxI/AAAAAAAAAI4/bK3D04yDn_E/s200/botani+zoologi+praktis.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Mempelajari botani dan zoologi praktis dianggap penting untuk mengenal jenis tumbuhan dan hewan yang dapat dimanfaatkan sebagai makanan darurat (survival foot) atau obat-obatan. Selain itu kita dapat mengenal jenis tumbuh-tumbuhan dan hewan yang harus dijauhi karena beracun, berbisa atau dapat mengancam keselamatan jiwa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;BOTANI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;u&gt;Cara menguji makanan yang belum dikenal :&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;1. Periksa secara teliti. Pastikan bahwa tanaman tersebut tidak kotor/berlumpur atau dimakan cacing. Beberapa tanaman ketika tua berubah menjadi racun karena adanya zat kimia&lt;br /&gt;2. Cium. Remas/hancurkan sebagian kecil dari tanaman tersebut. Jika baunya seperti almond yang pahit atau buah persik (bau busuk), maka buang.&lt;br /&gt;3. Iritasi kulit. gosokkan sedikit atau tekan beberapa air/getah tanaman tersebut ke bagian tubuh yang lembut atau lunak (seperti lengan antara ketiak dan siku). Jika ada iritasi, buang.&lt;br /&gt;4. Bibir, mulut, lidah. Jika tidak ada reaksi pada langkah 3, lanjutkan dengan langkah berikut :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;letakkan sedikit sample tanaman pada bibir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;letakkan sedikit sample tanaman pada sudut mulut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;letakkan sedikit sample tanaman pada bagian atas lidah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;letakkan sedikit sample tanaman pada bagian bawah lidah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;kunyah sedikit sample&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Tunggu hingga 5 menit untuk setiap langkah no 4 diatas. Jika ada iritasi/ketidaknyamanan, maka buang!&lt;br /&gt;5. Makan dalam jumlah yang sedikit, dan tunggu sekitar 5 jam. Selama masa 5 jam ini, jangan makan atau minum makanan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Tumbuhan yang dapat dimakan&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Bagian yang dapat dimakan yang dapat meberikan energi yang cukup adalah umbi (umbi akar atau umbi batang), buah, biji dan daun. Ciri tumbuhan yang dapat dimakan :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Bagian tumbuhan yang masih muda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Tumbuhan yang tidak mengandung getah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Tumbuhan yang tidak berbulu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Tumbuhan yang tidak berbau kurang sedap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Tumbuhan yang dimakan oleh mamalia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Catatan : beberapa ciri tumbuhan yang dapat dimakan diatas, semuanya belum pasti benar.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Langkah-langkah yang perlu dilakukan bila akan memakan tumbuhan :&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Makan tumbuhan yang sudah dikenal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Makan jangan hanya satu jenis tumbuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Sebaiknya jangan makan buahnya yang berwarna mencolok, karena mengandung racun alkaloid.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Cara memakan pertama dengan mengoleskan sedikit ke bibir dan di tunggu reaksinya.Bila tidak terasa aneh (panas, pahit, gatal) berarti cukup aman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Yang paling baik adalah dengan terlebih dahulu memasak bagian tumbuhan yang akan dimakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; &lt;u&gt;&amp;nbsp;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;u&gt;Contoh tumbuhan yang dapat di makan :&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Umbi di dalam tanah &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;: talas, kentang, bengkoang, paku tanah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Bagian batangnya &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : umbut muda pisang, sagu, begonia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Buah &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : kelapa, arbei, konyal, buah rotan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Biji&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : padi, jagung, rumput teki&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bunga &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : turi, pisang&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Daun &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : rasa mala, melinjo, babadotan, pohpohan, pakis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Tumbuhan obat&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Dapat dikelompokkan menjadi dua:&lt;br /&gt;1. Dimakan atau di minum, contoh :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Bratawali (Anamitra Coccullus) tumbuhan merayap. Terdapat dihutan, kampung. Batangnya di rebus, rasanya pahit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Kegunaan : untuk anti demam, malaria, pembersih luka, penambah nafsu makan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kejibeling/ngokilo (Strobillatesses) tumbuh&lt;/span&gt;an semak dihutan. Daunnya dimasak untuk obat pinggang dan infeksi/keracunan pada pencernaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Sembung/sembung manis (Blumen alsmifira). Jenis rumputan, terdapat pada padang rumput yang banyak angin. Daunnya diseduh dengan air panas dapat digunakan untuk sakit panas dan sakit perut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;2. Tumbuhan obat luar untuk luka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Getah pohon kamboja untuk menghilangkan bengkak. Gosok getah pada bagian yang bengkak, biarkan 24 jam, bersihkan dengan minyak kelapa kemudian air hangat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Air rebus bratawali untuk mencuci luka, juga air batang pohon randu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Daun Sambiloto atau daun Ploso di tumbuk halus untuk anti sengatan kalajengking.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Tumbuhan berguna lainnya :&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;a. Tumbuhan penyimpan air seperti : tumbuhan beruas (bambu, rotan), tumbuhan merambat, kantong semar, kaktus, batang pisang, dll.&lt;br /&gt;b. Tumbuhan pembuat atap/pelindung : daun nipah, aren, sagu, daun pisang, dll.&lt;br /&gt;c. Tumbuhan pengusir ular dan serangga lainnya : lemo.&lt;br /&gt;d. Indikator air bersih : tespong, selada air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Tumbuhan beracun&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Getah pohon paku putih dapat menyebabkan kebutaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Getah pohon rengas, ingas/semplop, sangat berbahaya sebab merusak jaringan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Getah jambu monyet menyebabkan gatal-gatal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Buah aren mentah menyebabkan gatal-gatal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Kecubung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Rarawean dapat menyebabkan gatal dan pedih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Daun fulus menyebabkan gatal dan panas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Si cantik beracun (Poisson Ivy) menyebabkan gatal-gatal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Bila kita menemukan jamur di hutan, sebaiknya jangan di makan karena sulit membedakan yang dapat dimakan atau tidak. Selain itu kadar kalori jamur sangat rendah karena tubuh jamur banyak mengandung air.&lt;br /&gt;Pedoman umum yang dapat digunakan untuk menentukan jamur yang dapat dimakan :&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;tidak berwarna mencolok&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;tidak bercahaya&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;tidak memiliki gelang pada tangkainya&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;tidak berbau&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;tidak memberi efek hitam jika disentuh benda-benda perak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman seperti itu sebenarnya kadang tidak selalu benar. Banyak jamur yang memiliki ciri-ciri diatas justru mengandung racun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Contoh : Amanita Phalloder, Amanita Verna, Amanita Virosayang berwarna putih bersih memiliki racun mematikan. Ketiga jamur tersebut jika dimakan setelah 30 menit kemudian akan mengakibatkan perut sakit sekali. Bila tidak segera diatasi, 6-8 jam kemudian akan menemui ajal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;“Jangan makan dalam jumlah yang banyak satu jenis tanaman pada satu waktu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;dan jika ingin memakannya, maka mulailah dari bagian yang segar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;dan ambil beberapa lagi untuk dimasak, kemudian makan sedikit demi sedikit.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;“jangan berasumsi bahwa karena burung, hewan mamlia atau serangga memakan beberapa jenis tanaman, hal ini berarti tanaman tersebut dapat dimakan oleh manusia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Kera adalah salah satu contoh , tetapi tidak menjamin bahwa tanaman yang dimakan oleh kera dapat dimakan oleh manusia.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ZOOLOGI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar hewan, pada prinsipnya adapat dimakan. Kesulitannya adalah bagaimana cara mendapatkannya. Untuk itu diperlukan pengetahuan tentang habitat dan tingkah laku hewan tersebut. Untuk menangkap hewan diperlukan suatu keberanian dalam mengambil keputusan. Misalnya hewan selalu mencari air untuk keperluannya sehari-hari. Bila kita ingin mendapatkan berbagai macam hewan, harus menuju sumber air. Dalam hal ini kita akan dihadapkan pada suatu masalah. Bila didekat sumber air banyak hewan, berarti banyak hewan berbahaya pula bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Habitat hewan&lt;br /&gt;Habitat bisa diartikan sebagai tempat mahluk hidup tinggal. Misalnya ikan banyak dijumpai di air. Habitat yan paling banyak hewannya adalah laut dangkal dan pantai. Semakin tinggi permukaan tanah, jenis hewan akan semakin sedukit. Jika kita tersesat di gunung dan ingin mencari makanan (hewan), jangan terus naik ke puncak, lebih baik turun, kemungkinan besar akan menemukan berbagai jenis hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Perilaku hewan&lt;br /&gt;Perilaku jenis hewan adalah khas. Kapan kita mudah menangkap suatu hewan, kapan kita harus menghindarinya. Pada musim kawin,hewan-hewan biasanya kurang peka terhadap sekelilingnya. Saat seperti itu yang baik untuk menangkapnya. Burung-burung pindah dari daerah dingin ke daerah panas, ikan salem berpindah tempat dari laut ke sungai untuk bertelur. Ular yang menjaga telur atau anaknya bertambah ganas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Binatang Berbahaya&lt;br /&gt;Antara lain :&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Nyamuk Malaria&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Lalat Dayak/Lalat kerbau (besarnya dua kali lalat biasa).&lt;br /&gt;Terdapat dihutanKalimantan, Sulawesi dan Irian Jaya. Bekas gigitannya bengkak dan bisa infeksi.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Lebah berbahaya jika tersengat, dalam jumlah yang besar dapat dimatikan.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Kelabang, Kalajengking. Bekas gigitannya bengkak, oleskan tembakau, Daun samilito, amonia.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Pacet, Lintah. Untuk melepaskannya siram dengan air tembakau.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Berbagai jenis ular. Umumnya berbagai jenis ular berbisa dapat diketahui fisiknya yakni : Bentuk kepala segitiga, leher relatif kecil, terdapat lekukan mata dan lubang hidung dan mempunyai gigi yang berbisa.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Serpentes (Ophidia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia diperkirakan terdapat 400 jenis ular. 110 diantaranya termasuk jenis yang berbisa. Ular berbisa tersebut kebanyakan hidup dipantai atau di laut, bersifat pasif dan jarang mengigit. Sedang yang hidup di darat sekitar 35 jenis. Populasi ular berbisa ini sangat lambat, sehingga ular tersebut banyak dikategorikan langka (jarang ditemukan), meskipun mempnyai kemampuan berkembang biak sangat besar. Ada yang dapat bertelur sampai puluhan butir, tetapi setelah mengalami beberapa tahap yang bertahan sedikit sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Binatang yang Berguna&lt;br /&gt;Hampir semua binatang mamalia dan burung dapat dimakan dagingnya. Ular, Kadal, Kura-kura dapat dimakan. Lebah dapat diambil larva dan madunya. Cacing dan siput hutan dapat dimakan. Jika kita mendengar ada orang yang mati di gigit ular, jangan langsung menuduh si ular penyebabnya. Karena kita tahu ular menggigit hanya untuk membela diri. Banyak kasus yang terjadi justru karena rasa takut yang berlebihan dari korban ketika melihat ular didekatnya. Rasa takut inilah yang biasanya menyebabkan kematian karena fungsi jantung yang tidak bekerja. Data dari Yoshokara Kawamura (1972) menunjukkan jumlah kasus gigitan ular sangat rendah.Ular banyak menggigit pada bulan Mei, paling sedikit bulan Oktober.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Sumber : DIKTAT Mapala GMS&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-8792525109370909849?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/8792525109370909849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/botani-dan-zoologi-praktis.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/8792525109370909849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/8792525109370909849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/botani-dan-zoologi-praktis.html' title='Botani dan Zoologi Praktis'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaQ29B6VxI/AAAAAAAAAI4/bK3D04yDn_E/s72-c/botani+zoologi+praktis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-7068262902248239493</id><published>2010-12-25T16:20:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T16:23:14.159-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fotografi dan Jurnalistik'/><title type='text'>Jurnalistik Alam Bebas</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaK2DjmqPI/AAAAAAAAAI0/bZZ3BpK-lfM/s1600/buletin+GEAR+GMS.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="125" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaK2DjmqPI/AAAAAAAAAI0/bZZ3BpK-lfM/s200/buletin+GEAR+GMS.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Jurnalistik alam bebas belum begitu berkembang di Indonesia. Ini ditandai dengan kurangnya media yang membahas dunia alam bebas dengan terinci. Baru kira-kira awal tahun 90-an atau akhir tahun 80-an. Dimana saat itu banyak klub pecinta alam yang merasa perlu hadirnya media tulis untuk mengabarkan kegiatan alam bebas. Maka saat itu muncullah berbagai media/majalah yang berbau kegiatan alam bebas.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Tujuan Jurnalistik alam bebas untuk menuliskan kegiatan alam bebas secara jujur dan forum diskusi sesama anggota atau sebagai media komunikasi antar anggota. Menyadari kekuatan yang ada dibalik kegiatan jurnalistik ini, dan diharapkan jurnalistik alam bebas ini dapat berkembang secara berkesinambungan dan menjadi bibit untuk pembentukan media jurnalistik alam bebas secara permanen.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Banyak aspek yang terkait dengan dunia jurnalistik alam bebas seperti teknik meliput berita, cara menulis laporan, desain media cetak, sirkulasi dan lainnya. Tapi pada kesempatan II akan dijelaskan hanya pada teknik meliput berita dan cara menulis laporan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Pada diktat ini akan dicoba menerangkan mengenai klasifikasi tulisan kegiatan alam bebas, kaidah penulisan, kaidah penulisan berita/reportase. Essay/feature dan laporan perjalanan serta tip praktis tentang menulis itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Pada umumnya tulisan kegiatan alam bebas sama dengan jenis tulisan yang lain. Yang membedakan hanyalah isi tulisannya. Jenis tulisan jurnalistik alam bebas dapat dibagi menjadi 3 garais besar, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Berita / reportase&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Feature / essay&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Laporan perjalanan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Pembagian ini tentu saja bukan hal yang mutlak karena sangat susah memilah-milah jenis tulisan yang belakangan menjadi tidak mempunyai ciri yang pasti.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Berita / Reportase&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Ciri utama jenis tulisan ini adalah fakta, karena memang berisi tulisan tentang suatu kejadian yang lengkap. Maksudnya, bila seorang terlibat dalam sebuah kejadian maka apa yang ia ketahui kebanyakan dilihat dari sudut pandang diri sendiri. Dengan kata lain ia tidak mengetahui kejadian secara proporsional, karena berita yang ia baca telah dilengkapi baik dari segi narasumber, latar belakanga maupun data. Sehingga pengetauan akan suatu kejadian atau peristiwa tersebut menjadi lebih lengkap.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Tentang pentingnya kelengkapan fakta atau sumber lain ada contoh klasik, yaitu legenda gunung tangkuban perahu. Gunung ini katanya berasal dari perahu yang dibalikkan oleh Sangkuriang, bisa jadi cerita ini dikarang oleh penduduk Bandung tempo dulu, karena gunung itu hanya akan terlihat seperti perahu yang terbalik jika dilihat dari bandung setelah gunung itu meletus, sebelumnya berbentuk kerucut. Dapat ditarik kesimpulan bahwa secara iseng, pengarang cerita asal usul gunung tersebut tidak melakukan observasi yang menyeluruh sebelum memuat ceritanya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Ada beberapa point yang harus diperhatikan dalam membuat tulisan yaitu :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;1. kadar berita&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;ada jenis berita yang sifatnya harian, mingguan atau bulanan. Masing-masing berita ini memiliki ciri tersendiri. Berita harian biasanya akan basi jika dibaca keesokan harinya, Karena berita yang ada selalu diperbaharui. Unsur yang menonjol adalah kesegaran dalam menyampaikan berita sehingga mungkin analisa yang ada kurang dalam. Berita mingguan merupakan berita harian yang sudah diperdalam sehingga isinya kaya akan analisis dan lengkap. Berita bulanan dapat disebut sebagai berita abadi karena berisi berita yang bersifat universal. Beberapa jenis ini hampir tidak mengenal kata basi karena dapat dinikmati kapan pun. Yang banyak menggunakan format ini adalah majalah hobi, profesi, dan hal-hal khusus. Jurnalistik alam bebas tampaknya cocok dengan format bulanan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;2. mendapatkan berita&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;mendapatkan berita yang berdasarkan fakta membutuhkan ketrampilan tersendiri. Karena itu sebelum memulai berburu berita haruslah diperiksa segala sesuatunya. Seperti buku catatan, alat tulis, tape recorder, dan tak kalah penting adalah kartu identitas yang menunjukkan sikap bertanggung jawab pencari berita. Ada beberap teknik mencari berita, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;wawancara dengan pelaku atau orang yang berkepentingan dan ahli dalam masalah tersebut. Hal yan dapat dilakukan dengan cegat langsung ataupun melalui janji terlebih dahulu.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;observasi dan investigasi adalah cara mancari fakta yang dilakukan seperti permainan detektif. Ini biasa dilakukan karena sumber berita yang ada tidak mau buka mulut. Bisa saja pencari berita berpurapura dan menyamar untuk mendapat kasak-kusuk mencari berita.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Riset kepustakaan, sanagt diperlukan untuk menambah wawasa agar tulisan menjadi tajam. Hal ini juga harus dilakuakn sebelum wawancara, agar pencari berita tidak tampak kurang pergaulan di hadapan sumber berita karena memang tidak mungkin bagi sumber berita untuk menceritakan semua istilah yang dipakainya secara khusus.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;3. menulis laporan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;setelah sumber diwawancarai dan data-data dikumpulkan, pekerjaan akhir adalah menulisnya. Tulisan dalam laporan ini akan menunjukkan pemahamnan penulis terhadap suatu masalah. Karena pada tulisan inilah logika dan persepsi dipaparkan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Umumnya senuah laporan berita harus memenuhi beberaepa criteria seperti : pendeskripsian masalah denga baik, laporan harus dapat menjawab 5 W dan 1 H (what, when, who, where, whay dan how), jangan lupa pada akurasi terutama jika laporan menunjuka pada angka (umur, ketinggian , jumlah dan lain-lain) kemudian lakukan check dan recheck. Demikian juga sudut pandang harus jelas dan konsisten. Secara umum seorang penulis berita dituntut untuk mampu menggambarkan sebuah berita secara makro, cermat, detil dan padat dalam penulisan laporannya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Feature / Essay&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Pada dasarnya feature adalah berita juga, hanya ia merupakan gaya penulisan yang khas, menyentuh, pemakain bahasa yang elastis dengan pendekatan interest, menggunakan naluri. Tulisan feature biasanya ditemui lebih mendalam. Karena dilatar belakangi dengan pencarian berita yang lengkap.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Feature biasanya juga disebut sebagai sebuah gaya menulis dengan menganggap bahwa feature adalah cara atau taktik untuk menyampaikan informasi kepada pembaca maka kita akan memperoleh banyak keuntungan. Karena feature yang seperti ini akan memiliki berbagai kemungkinan yakni bisa bernilai berita, memiliki informasi yang kaya dan lebih enak dibaca.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Dengan memahami bahwa feature adalah gaya penilisan, selanjutnya akan memudahkan kita untuk menghasilkan feature sebagai sebuah produk. Artinya laporan yang berbentuk feature yang nilai beritanya tidak ada tetapi sangat berharga karena memiliki informasi yang berguna bagi orang banyak. Yang harus dilakukan adalah mulai menulisnya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;1.Tulisan harus dilandasi dengan niat baik untuk berkomunikasi dengan permbaca. Jika kemudian penulis menggunakan istilah-istilah asing yang rumit, ia sebaiknya mengakui dirinya termasuk golongan orang-orang minder.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;2. Sebelum memulai menulis sebaiknya penulis mengetahui benar tentang masalah yang akan ditulisnya, jangan kemudian menulis tentang asyiknya panjat tebing, istilah runner saja diartikan sebagai pelari. Pemahaman tentang masalah yang akan ditulis dapat diperoleh dari riset kepustakaan atau bertanya kepada orang yang ahli.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;3. Memilih angle (sudut poandang) dan lead (unsure pemikat). Dari masalah yang akan ditulis, tidak perlu seluruh informasi yang ada ditulis semuanya karena pembaca justru akan pusing karena tidak pernah bisa mengerti apa yang ingin kita sampaikan. Mungkin hanya 50 % saja yang akan diterjemahkan menjadi tulisan dan disampaikan kepada pembaca. Untuk mewnyelamatkan diri dari kekonyolan tersebut ada baiknya dipilih angle dari tulisan. Seperti seorang fotografer, penulis pun perlu memiliki kepandaian mengatur sudut pandang atas suatu masalah. Angle akan membuat penulis konsisten dengan niat awal bahwa ingin berkomunikasi dengan baik. Angle diterapkan melalui outline atau kerangka tulisan yang membuat tulisan menjadi runtut baik secara isi maupun logika. Sedangkan lead, unsur pemikat akan membuat pembaca akan tersirap lalu masuk ke dalam cerita atau tulisan. Untuk menentukan lead ini perlu kepekaan dan kecerdasan prima.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Sumber : DIKTAT Mapala GMS&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-7068262902248239493?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/7068262902248239493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/jurnalistik-alam-bebas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/7068262902248239493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/7068262902248239493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/jurnalistik-alam-bebas.html' title='Jurnalistik Alam Bebas'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaK2DjmqPI/AAAAAAAAAI0/bZZ3BpK-lfM/s72-c/buletin+GEAR+GMS.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-5602379665119552911</id><published>2010-12-25T15:43:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T15:44:14.360-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fotografi dan Jurnalistik'/><title type='text'>Dasar-Dasar Fotografi (Kamera Analog)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaAOW8XTLI/AAAAAAAAAIg/lb_h1LKGvNY/s1600/Okta+Mapala+GMS.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="210" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaAOW8XTLI/AAAAAAAAAIg/lb_h1LKGvNY/s320/Okta+Mapala+GMS.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Fotografi secara harfiah merupakan gabungan kata foto dan grafi yang masing-masing bermakna cahaya dan menulis , jadi fotografi dapat diartikan sebagai menulis atau melukis dengan menggunakan cahaya. Cahaya merupakan komponen utama dalam fotografi, tanpa cahaya mustahil fotografi dapat berlangsung Dalam fotografi tercakup serangkaian kegiatan yakni memotret, mencuci film, mencetak foto, dan membesarkannya. Seluruh kegiatan diatas dapat dikerjakan secara individual dan manual, namun juga dapat juga hanya sebagian saja yang harus dikerjakan secara individual dan manual, karena sebagian telah dikerjakan secara profesional oleh perusahaan ‘perfilman’.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memotret&lt;br /&gt;Disamping kamera , film dan peralatan pendukung lainnya kegiatan memotret membutuhkan satu bakat / talenta seni tersendiri dan / atau pengalaman / jam terbang yang tinggi untuk mendapatkan&lt;br /&gt;sesuatu yang bisa dinikmati. &lt;br /&gt;Talenta seni tidak bisa dikesampingkan karena kegiatan memotret tidak jauh beda dengan kegiatan-kegiatan bernafas seni lainnnya, terutama melukis, hanya saja bahan baku yang digunakan disini adalah cahaya. Jadi talenta dapat disebut suatu kemutlakan dalam kegiatan ini. Penguasaan kamera, membaca momen, pencahayaan, pengaturan komposisi tidak bisa diperoleh dari talenta saja. Pengetahuan fotografi dan pengalaman/jam terbang memotret merupakan unsur utama terciptanya karya-karya agung dalam fotografi. Jadi talenta harus berjalan seiring dengan pengetahuan dan pengalaman / jam terbang memotret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencuci Film&lt;br /&gt;Setelah film melewati proses pemotretan yang menyinari film dengan pantulan cahaya dari objek yang diharapkan, pada film akan terbentuk suatu bayangan objek tersebut. Bayangan itu ada tetapi tidak tampak (laten) sebelum melewati proses pencucian dengan menggunkan cairan khusus pencuci film. Setelah itu film yang dicuci akan menjadi klise, yang pada film negatif hitam putih akan muncul warna yang terbalik dari warna objek sebenarnya, pada film negatif berwarna akan muncul warna komplemen dari warna yang ada pada objeknya dimana warna langit menjadi kuning dan rumput menjadi merah dan pada film positif warna akan sama seperti warna objeknya.&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_1407531122"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1407531123"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="170" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaAm5SMEOI/AAAAAAAAAIk/QlBNFhB_GSM/s200/kamera+gms.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;KAMERA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kamera merupakan peralatan utama dalam fotografi, khususnya memotret atau mengambil gambar objek yang diinginkan . Tidak sedikit jenis kamera yang ada dan kini era baru kamera digital sudah populer dan sangat mempermudah dan memungkinkan penangkapan lebih banyak momen yang sebelumnya tidak mungkin tertangkap oleh kamera era sebelumnya. Demikian juga penggunaan media&lt;br /&gt;penyimpanan gambar dalam bentuk disc dan proses pencetakan film menggunakan komputer dan komponen canggih saat ini. &lt;br /&gt;Berdasarkan ukuran film yang digunakan kamera dapat digolongkan dalam beberapa jenis yaitu :&lt;br /&gt;1. Kamera Format Kecil (Small format) , termasuk didalamnya :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Kamera 110 , menggunakan film dengan ukuran 13 x 17 mm, yang sudah terpacking dalam sebuah cartridge yang sudah disesuaikan dengan ukuran kameranya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Kamera 126, menggunakan film dengan ukuran 26 x 26 , yang juga sudah terpacking dalam cartidge.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Kamera 35 mm (120), atau kamera standar yang paling populer digunakan baik di kalangan amatir maupun profesional. Kamera ini mempergunakan film dengan ukuran 24 x 36 mm.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;2. Kamera format sedang (medium format), sering disebut kamera 120 dengan ukuran film berkisar antara 6 x 6 cm, 6 x 7 cm, dengan diagonalnya 84 mm dan sebuah ukuran diantaranya. Format kamera dan film ini sering digunakan para profesional dalam berbagai kepentingan pemotretan periklanan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;3. Kamera format besar (large format), menggunakan film ukuran 4 x 5 inchi dengan diagonalnya 162,5 mm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasar teknologi yang dipergunakan , kamera dapat dikategorikan dalam tiap kategori besar yaitu :&lt;br /&gt;1. Kamera Manual, masih menggunakan teknologi mekanis dimana segala sesuatunya belum tergantung pada batery sebagaii daya penggerak kopmponenkomponennya. Didalamnya termasuk kamera semi otomatis yang merupakan gabungan teknologi mekanik dan elektronik.&lt;br /&gt;2. Kamera Otomatis , menggunakan batere sebagai penggerak seluruh komponennya&lt;br /&gt;3. Kamera Digital , mengunakan teknologi digital dalam proses penyimpanan gambar dan media penyimpanan yang telah menggunakan disc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan jumlah reflektor yang dipergunakan , kamera dapat digolongkan menjadi :&lt;br /&gt;1. Kamera range finder , diantaranya adalah kamera yang populer dengan sebutan pocket camera. Disamping view finder yang terpisah dengan lensanya , kamera pocket ini hanya digunakan untuk kebutuhan pembuatan foto yang cepat dan sederhana, sesederhana fasilitas yang disediakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kamera Releks Lensa Tunggal (Single Lens Reflektor - SLR), menggunakan satu lensa dimana bayangan dari objek yang hendak diambil gambarnya jatuh pada satu cermin yang merefleksikan ke view finder . Agar bayangan objek tidak terlihat terbalik , digunakan suatu pentaprisma sebagai pembalik bayangan sebelum mencapai view finder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kamera Refleks Lensa Kembar (Double Lens Reflektor - DLR), menggunakan dua buah lensa tersusun dimana antara fungsi pengambil cahaya pantulan objek yang akan menimbulkan bayangan pada klise terpisah dengan fungsi pengamat objek (view finder). Disini akan muncul efek paralaks yakni perbedaaan pengamatan objek dengan hasil bayangan objek yang terjadi pada klise, terutama pada pemotretan jarak dekat (close-up).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apapun jenis dan merk kamera, inti dasar fungsi dari komponennya tidka jauh berbeda, dan untuk mengetahui komponenkomponen dalam kamera beserta fungsinya akan dicontohkan pada kamera SLR yang pada umumnya memiliki komponen dasar sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Lensa, mempunyai fungsi utama sebagai pintu msuk cahaya dari pantulan sinar objek yang hendak diambil gambarnya.&lt;br /&gt;2. Speed shuter , bertugas mengatur dan mengontrol jumlah serta lamanya cahaya yang masuk ke film&lt;br /&gt;3. Focal Plane (tabir film), menentukan kecepatan penyinaran film&lt;br /&gt;4. Diafragma , bertugas mengatur ukuran lubang yang menentukan jumlah cahaya yang akan masuk.&lt;br /&gt;5. Speed shuter release , tombol pelepas speed shuter / rana.&lt;br /&gt;6. Depth of Field (Skala ruang tajam ) , skala penunjuk batas-batas ketajaman objek yang diinginkan.&lt;br /&gt;7. View Finder (Jendela Pengamat), pada intinya lubang / jendela untuk mengamati objek yang akan diambil.&lt;br /&gt;8. Film Advance Lever ( Tuas pengokang film )&lt;br /&gt;9. Film Speed Dial gelang pengatur kecepatan film (ASA/ISO/BS/DIN) yang akan dipergunakan.&lt;br /&gt;10. Self Timer, komponen penangguh waktu pelepasan rana.&lt;br /&gt;11. Film Rewind Crank , tuas penggulung balik film yang sudah terpakai&lt;br /&gt;12. Hot Shoe, sepatu tempat dudukan lampu kilat&lt;br /&gt;13. Light Meter Switch, tombol pengatu banyaknya cahaya yang dibutuhkan&lt;br /&gt;14. Flash Contacts, terminal sinkronisasi lampu klilat&lt;br /&gt;15. Lens Auto-manual Switch , kunci pelepas rana.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaA3HqR7MI/AAAAAAAAAIo/rUCvwLdM9_s/s200/film+gms.jpeg" width="171" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;FILM&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Film merupakan media perekam dan penyimpan objek yang kita potret.Setelah cahaya melalui lensa yang telah diatur jumlah dan lamanya sesuai yang dibutuhkan seperti yang ditunjukkan oleh light meter , cahaya yang berasal dari pantulan objek akan memberikan bayangan .laten. pada film . Apabila cahaya yang msauk berlebih, film akan mengalami over exposure atau bahan terbakar, dan saat cahaya yang masuk kurang dari yang sebenarnya, film akan menjadi under exposure.&lt;br /&gt;Film terbuat dari bahan kimia (perak halida atau perak bromida ) yang sangat peka terhadap cahaya, ditunjukkan dalam skala ISO/ASA/BS atau DIN,yang mampu merekam objek dalam bentuk bayangan&amp;nbsp; ‘laten’Bayangan ini baru terlihat setelah film mengalami proses pencucian terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film dapat dikategorikan dalam berapa jenis seperti spesifikasi dibawah ini :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Berdaasr klise yang disediakan, film terdiri dari film positif dan negatif baik berwarna maupun hitam putih Berdasar ukurannya, film terdiri dari format kecil (small format), medium dan besar (large).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Berdasar tingkat kepekaannya, film terdiri dari film kepekaan rendah (ASA/ISO/BS dibawah 64), kepekaan sedang (ASA/ISO/BS 160-800) dan kepekaan sangat tinggi (ASA/ISO/BS diatas 800).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Khusus untuk film berwarna, berdasar cahaya yang akan digunakan untuk menyinari objek , film berwarna terdiri dari daylight film(untuk cahaya matahari) dan tungsten light film (untuk cahaya lampu ). Pada film tungsten sendiri masih dapat dikategorikan dalam dua kelompok yakni cahaya lampu tipe A (3400 . 3500 K) dan cahaya lampu tipe B (3200 K).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Selain film yang telah disebutkan diatas media penyimpan gambar objek yang dipakai dalam dunia fotografi digital ialah disc (floopy disc / disket , hard disc dan CD).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan Pendukung&lt;br /&gt;Disamping kamera dan film, peralatan pendukung lainnya yang akan membantu mempermudah proses fotografi antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lensa , meskipun merupakan salah satu bagian dari kamera , lensa dapat dikategorikan sebagai peralatan pendukung fotografi. Lensa sangat berpengaruh terhadap hasil foto yang akan kita dapatkan , terutama pengaruh depth of field yang secara teknis terjadi dengan pemakaian suatu kamera. Skala ruang tajam akan semakin besar dengan semakin kecilnya diafragma dan semakin panjangnya titik api suatu lensa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut jenisnya, lensa dapat dibagi menjadi :&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Lensa normal , adalah lensa standar kamera yang umumnya mempunyai panjang titik api 50 mm.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Lensa Wide Angle atau sudut lebar, mempunyai sudut pandang yang sangat lebar dengan ukuran panjang titik api yang biasanya dibawah 35 mm. Digunakan pada pemandangan, interior ruangan dan kebutuhan sudut pandang lebar lainnya.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Lensa Tele, mempunyai panjang titik api yang besar (diatas 70 mm) dan mempunyai sudut pandang sempit. Lensa tele ini mampu mendekatkan objek yang sangat jauh dan sangat bagus untuk foto close-up dan kegiatan para paparazi.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Lensa Zoom, memiliki lebih dari satu titik api sehingga kita tidak perlu repot mengganti-ganti lensa pada satu kamera pada kegunaan yang berbeda. Lensa Makro / Mikro mempunyai kemampuan pembesaran objek yang akan dipotret. Biasa digunakan untuk pemotretan close-up objek kecil seperti serangga , bunga dsb.&lt;br /&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Lensa Fish Eye atau mata ikan , memiliki karakteristik yang sama dengan mata ikan sehingga sudut pandangnya bisa sangat lebar (mendekati 360 derajat), membuat foto yang dihasilkan melengkung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pada sebuah lensa bisa diperoleh banyak informasi tentang lensa yang bersangkutan, seperti :&lt;br /&gt;a. Identitas lensa, berisi informasi merk/jenis/nama perusahaan pembuat / negara pembuat&lt;br /&gt;b. Kekuatan lensa, ditentukan oleh perbandingan garis tengah lensa dengan panjang titik api. Biasanya ditunjukkan dengan angka perbandingan.&lt;br /&gt;c. Panjang titik api , menyatakan panjang titik api yang dimiliki lensa dalam satuan milimeter&lt;br /&gt;d. Diameter lensa, ditunjukkan untuk kepentingan aksesoris lensa seperti filter&lt;br /&gt;e. Nomor Lensa, menunjukkan nomor seri suatu lensa&lt;br /&gt;f. Lampu Kilat&lt;br /&gt;g. Filter&lt;br /&gt;h. Tripod atau kaki tiga&lt;br /&gt;i. Cable Release&lt;br /&gt;j. Peralatan pembersih kamera dan lensa , seperti tissue khusus pembersih lensa dan sikat bulu unta&lt;br /&gt;k. Tas kamera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Teknik Dasar Fotografi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit teknik yang telah dikembangkan dalam dunia fotografi sejalan dengan perkembangan ilmu penngetahuan dan teknologi sekarang ini. Namun dasar yang harus dimiliki sebelum terjun ke dunia ini, adalah :&lt;br /&gt;1. pengetahuan kamera, mengenal kamera secara mendalam baik dari segi teknis maupun fungsional&lt;br /&gt;2. penguasaan sifat lensa, sehubungan dengan jenis lensa yang bervariasi dan mempunyai karakteristik dan sifat masing-masing, penguasaan lensa sanagt menentukan hasil akan kita dapat. Kita harus tahu betul kapan menggunakan lensa normal, lensa tele, lensa sudut lebar dan sebagainya sesuai dengan objek yang akan kita abadikan gambarnya.&lt;br /&gt;3. penguasaan sifat cahaya dan pencahayaan, khususnyacahaya matahari yang selalu berubah dari waktu kewaktu baik intensitas, warna dan arahnya. Karena sifat mata manusia yang sangat adaptif, sehingga perubahan tersebut kurang kasat mataaa, namun kamera akan melihat hal lain dengan apa yang nampak pada mata kita. Untuk itu sifat cahaya harus dikuasai dari waktu ke waktu dengan banyak pengambilan gambar pada semua waktu.&lt;br /&gt;4. momen dan komposisi, kesempatan hanya dating satu kali untuk itulah insting seorang fotografer diuji untuk mengambik keputusan secara cepaat dan tepat apakaah suatu objek layak unutk diambil atau tidak. Berlatih dan memperbanyakjam terbang akan sangat membantu meningkatkan kemampuan membaca momen seorang fotografer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dengan komposisi gambar yang kita inginkan dengan pemngambilan sudut pandannnng tertentu pada pencahayaan tertentu suatu susnan yang kacau akan berubah menjadi suatu yang harmonis yang tepat. Keduanya berhubungan dengan kemampuan dan bakat yang harus terus menerus dilatih.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam penentuan komposisi gambar adalah : subjek yang kita harapkan, jarak yang sesuai format vertical-horizontal atau yang lain, latar baik depan maupun belakang yang kita inginklan, apakah semuanya sudah proposional dan menghidupkan gambar yang akan diabadikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik lain dalam memotret maupun dalam proses pencetakkannya sudah merambah ke system digitalisasi dengan menggunakan seperangkat computer dan softwarenya yang kini semakin mempermudah rekayasa gambar yang diinginkan. Teknik lain yang dapat dipelajari antara lain :&lt;br /&gt;1. planning, teknik memotret untuk menghentikan objek yang bergerak dengan mengikutkan arah gerak kamera searah gerak dan kecepatan objek&lt;br /&gt;2. bracheting, teknik pemotretan ulang satu objek dengan besar pencahayaan yang berbeda.&lt;br /&gt;3. kroping, proses pembuangan bagian foto yang tidak diharapkan&lt;br /&gt;4. sandwich, teknik penggabungan 2 foto (biasanya slide) dengan bagian emulsi saling berhadapan dan salah satunya dalam kondisi overe-exposure&lt;br /&gt;5. tusir, teknik melukis foto&lt;br /&gt;6. multipoint, teknik penggabungan lebih dari 2 negatif menjadi sebuah foto yang saling melengkapi&lt;br /&gt;7. solarisasi,penyinaran kembali foto setelah diproses dalam larutan pengembang (development)&lt;br /&gt;8. dodging, penyinaran foto paa suatu lokasi sdemikioan sehingga lokasi lain akan terekam putih.&lt;br /&gt;9. double tape&lt;br /&gt;10. hard coloring&lt;br /&gt;11. proyeksi slide ke kanvas&lt;br /&gt;12. membakar slide&lt;br /&gt;13. kolase&lt;br /&gt;14. menggores kertas foto&lt;br /&gt;15. dan lain-lain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Sumber : DIKTAT Mapala GMS&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-5602379665119552911?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/5602379665119552911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/dasar-dasar-fotografi-dengan-kamera.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/5602379665119552911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/5602379665119552911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/dasar-dasar-fotografi-dengan-kamera.html' title='Dasar-Dasar Fotografi (Kamera Analog)'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRaAOW8XTLI/AAAAAAAAAIg/lb_h1LKGvNY/s72-c/Okta+Mapala+GMS.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-5563565355067915819</id><published>2010-12-25T14:38:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T14:40:49.521-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Search and Rescue'/><title type='text'>Search and Rescue</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZyPHofkiI/AAAAAAAAAIc/Odi3cwbsnak/s1600/SAR+GMS.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="165" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZyPHofkiI/AAAAAAAAAIc/Odi3cwbsnak/s200/SAR+GMS.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Kegiatan SAR bertujuan untuk mencari dan menolong, secara efektif dan efisien, jiwa manusia dan sesuatu yang berharga yang berada dalam keadaan mengkhawatirkan (distress). dalam kegiatannya, pelaksanaan SAR, berpegang pada prinsip cepat, cermat, dan cekatan (3C). Hal ini berarti :&lt;br /&gt;1. Anggota unit SAR harus dapat berpikir dan bertindak cepat sesaat setelah mendengar berita kecelakaan atau kehilangan.&lt;br /&gt;2. Anggota unit SAR harus dapat membuat strategi dengan cermat, dengan persiapan dan perhitungan yang matang dan terkoordinasi.&lt;br /&gt;3. Anggota unit SAR harus dapat melaksanakan strategi yang telah dibuat dengan cekatan dengan teknik yang terlatih dan berdisiplin tinggi.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Organisasi SAR yang ada di Indonesia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;BASARI (Badan SAR Indonesia)&lt;br /&gt;BASARI terdiri dari enam orang menteri, yaitu :&lt;br /&gt;1. Menteri Keuangan&lt;br /&gt;2. Menteri Pertahanan dan keamanan&lt;br /&gt;3. Menteri Dalam Negeri&lt;br /&gt;4. Menteri Luar Negeri&lt;br /&gt;5. Menteri Sosial&lt;br /&gt;6. Menteri Perhubungan&lt;br /&gt;BASARI akan berperan dalam operasi SAR dengan skala yang sangat besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BASARNAS (Badan SAR Nasional)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Basarnas terkoordinasi dibawah menteri perhubungan. Basarnas selaku lembaga pelaksana tingkat pusat yang mempunyai tugas pokok membina dan mengkoordinasikan semua usaha dan kegiatan SAR sesuai dengan peraturan SAR nasional maupun internasional. Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut Basarnas mempunyai fungsi menyusun kebijaksanaan teknis, membina, dan mengkoordinasikan pengendalian operasi, menilai dan evaluasi, menyusun rencana dan program serta melakukan hubungan kerja sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kantor Koordinasi Rescue (KKR)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;KKR bertugas menyelengarakan suatu aparat koordinasi guna mengkoordinasikan semua unsur SAR dan fasilitas SAR serta kegiatan lanjutan di dalam wilayah tanggung jawabnya. Untuk wilayah tanggungjawab SAR Indonesia dibagi menjadi empat wilayah KKR, yaitu:&lt;br /&gt;1. KKR Wil. I di Jakarta&lt;br /&gt;2. KKR Wil. II di surabaya&lt;br /&gt;3. KKR Wil. III di Ujung Pandang&lt;br /&gt;4. KKR Wil. IV di Biak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sub Koordinasi Rescue (SKR)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SKR bertugas untuk mengkoordinasikan dan mengarahkan penggunaan fasilitas Sar, sarana/material dan personil di daerah tanggung jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Organisasi Misi SAR&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;berdiri sendiri yang dibentuk untuk menanggulangi suatu operasi SAR. Dibawah ini menjelaskan organisasi misi SAR sesuai dengan tingkatannya.&lt;br /&gt;1. SAR Coordinator (SC)&lt;br /&gt;SC biasanya dijabat oleh orang yang berpengaruh dan memiliki jabatan yang tinggi di pemerintah daerah, tempat berlangsungnya operasi SAR. Bagi daerah yang terdapat kantor KKR/SKR, Sc dijabat oleh Kabasarnas, sedangkan bagi yang tidak terdapat kantor KKR/SKR. Kabasranas mendelegasikan kepada gubernur Kepala Daerah Tk. I&lt;br /&gt;2. SAR Mission Coordinator (SMC)&lt;br /&gt;SMC dijabat oleh orang yang mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang tinggi serta pengalaman tertentu dan telah mendapat persetujuan Kabasarnas.&lt;br /&gt;3. On Scene Commander (OSC)&lt;br /&gt;Di tiap lokasi musibah, Satuan Tugas SAR dipimpin oleh OSC, beberapa OSC dibawah kendali seorang SMC. OSC sering diterapkan pada lokasi atau daerah yang memiliki dua buah gunung dalam satu area.&lt;br /&gt;4. SAR Rescue Unit (SRU)&lt;br /&gt;SRU merupakan Satgas SAR yang terdiri ats Tim Sar, pesawat, dan Kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Definisi-definisi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;- Initial Location (lokasi antara), yaitu :&lt;br /&gt;a. aerospace position&lt;br /&gt;b. parachute opening position&lt;br /&gt;c. Surface Position&lt;br /&gt;d. Underwater Position&lt;br /&gt;e. Datum dan Drift datum&lt;br /&gt;- Datum&lt;br /&gt;Adalah kemungkinan lokasi dari search object melalui koreksi dari drift pada banyak arah gerakan yang penting selama misi berlangsung. Drift adalah gerakan terarah dari search object yang disebabkan oleh faktor alam seperti angin, aliram sungai dll.&lt;br /&gt;1. Datum Point adalah titik yang dinyatakan bila posisi antara search object yang diketahui&lt;br /&gt;2. Datum Line adalah garis yang menghubungkan dua atau lebih datum&lt;br /&gt;3. Datum Areal adalah lokasi search object diperkirakan. Ini paling dibutuhkan bila posisi antara dan jalur lintasan tak dapat diketahui&lt;br /&gt;4. Sistem SAR&lt;br /&gt;Sistem SAR terdiri dari lima tahapan SAR dan didukung oleh lima komponen pendukung.. Sistem SAR diaktifkan bila diterima informasi munculnya keadaan darurat atau ketika tidak lagi diharapkan pertolongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tahapan SAR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Tahap Kekhawatiran (Awarness Stage)&lt;br /&gt;Adalah tahapan dimana suatu keadaan darurat di duga kan muncul termasuk penerimaan informasi keadaan darurat.&lt;br /&gt;2. Tahap Kesiagaan (Initial Action Stage)&lt;br /&gt;Adalah persiapan untul menyiagakan fasilitas SAR dan untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Mengevaluasi dan mengklasifikasikan informasi yang didapat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Menyiapkan fasilitas SAR&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pencarian awal dengan komunikasi (Precom)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Perluasan pencarian dengan komunikasi (Excom)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;3. Tahap Perencanaan (Planning Stage)&lt;br /&gt;Pada tahap perencanaan ini, dituntut suatu perencanaan yang efektif. Pelaksanaannya adalah daerah gerak yang merupakan daerah pencarian.&lt;br /&gt;Tahap perencanaan pencarian (Search Planning Event)&lt;br /&gt;Ada empat tahap pencarian yang berurutan, yaitu :&lt;br /&gt;1. Menghitung / memperkirakan Datum atau Most Probable Position&lt;br /&gt;2. menentukan luas area pencarian (Search Are)&lt;br /&gt;3. Menentukan pencakupan daerah yang diinginkan (Area Coverage)&lt;br /&gt;4. Mengembangkan perencanaan pencarian yang mungkin dilaksanakan dengan menggunakan unit pencari (SRU).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urutan perencanaan pencarian (Search Planning Sequence)&lt;br /&gt;Secara umum urutan pencarian adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Menentukan posisi kejadian darurat dan mempertimbangkan pengaruh angin, arus air, dan hal-hal lain yang mungkin berpengaruh terhadap gerakan korban sejak waktu kecelakaan terjadi, sampai tibanya unit pencari di tempat kejadian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Menentukan luas area pencarian untuk kemungkinan kesalahan perhitungan dari faktor-faktor yang terpengaruh pada survivor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Memilih pola pencarian terbaik yang akan digunakan. Dalam hal ini yang sesuai dengan situasi dan kondisi saat kejadian kecelakaan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Tipe dari search target yang dicari, dipertimbangkan jarak target minimum untuk dapat dideteksi oleh alat sensor unit pencari. Lebar penyapuan dan jarak alur (search track) harus diperhitungkan dan ditentukan untuk perkiraan kemampuan pendeteksian (probability of detection).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Jumlah SRU yang tersedia dan keterbatasan pada faktor-faktor lain juga diperhitungkan bila dianggap perlu untukmengembangkan perencanaan pencarian agar dapat melengkapi atau mengatasi suatu keadaan tertentu yang mungkin muncul.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Tingkatan perencanaan pencarian (Degree of Search Planning)&lt;br /&gt;Secara umum tingkatan ini membutuhkan pertimbangan :&lt;br /&gt;1. Keadaan lingkungan dan ketetapan laporan posisi insiden&lt;br /&gt;2. Bisa tidaknya unit SAR yang terlatih/tersedia terpakai&lt;br /&gt;3. Waktu yang terlewat sejak terjadinya kecelakaan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pola-pola pencarian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Setelah lokasi dan luas search area ditentukan, suatu pencarian yang sistematis terhadap target haruslah direncanakan. Pemilihan pola-pola pencarian bergantung pada beberapa faktor antara lain : ketepatan datum, luas area, SRU yang tersedia dan fasilitas SRU, kondisi dan cuaca medan search area, besar /ukuran search object.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Confinement Mode&lt;br /&gt;Adalah suatu cara pencarian dengan cara menetapkan garis batas pencarian untuk mengurung orang yang hilang agar berada dalam lokasi pencarian. Dalam praktek, cara ini sulit diterapkan dari segi teknisnya sehingga pemecahannya dilakukan dengan metode :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Trail Block, Tim kecil ini dikirim untuk memblokir jalan setapak yang keluar masuk search area&lt;br /&gt;b. Road Block, Sama seperti Trail Block, hanay saja yang diblokir adalah jalan yang cukup besar&lt;br /&gt;c. Look Out, Satu orang atau satu tim ditempatkan di lokasi strategis dan memungkinkan untuk melihat bebas ke arah pencarian.&lt;br /&gt;d. Camp In Ini sama saja denggan look out, hanya saja ditempatkan didalam search area, bukan diperbatasan. Biasanya mudah dijangkau oleh tim pencari&lt;br /&gt;e. String Line, cara ini memakan waktu yang lama, tetapi sangat efektif yaitu membuat pagar dar tali dengan keterangan pada tali tentang lokasi base camp atau camp in.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Sumber : DIKTAT Mapala GMS&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-5563565355067915819?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/5563565355067915819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/search-and-rescue.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/5563565355067915819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/5563565355067915819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/search-and-rescue.html' title='Search and Rescue'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZyPHofkiI/AAAAAAAAAIc/Odi3cwbsnak/s72-c/SAR+GMS.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-6587807101571618289</id><published>2010-12-25T14:20:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T14:20:06.599-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Climbing'/><title type='text'>Teknik Pemanjatan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Pada dasarnya merupakan cara menempatkan tubuh sedemikian rupa sehingga cukup stabil, memberikan peluang bergerak, dan bertahan lama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Teknik-teknik pemanjatan ada beberapa macam, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;1. &lt;b&gt;Face climbing&lt;/b&gt;, yaitu memanjat pada permukaan tebing dimana masih ada tonjolan atau rongga yang memadai untuk pijakan kaki dan pegangan tangan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;2. &lt;b&gt;Friction / slab climbing&lt;/b&gt;, teknik yang mengandalkan gaya gesek sebagai gaya penumpu yang biasa dilakukan pada tebing yang tidak terlalu vertikal.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;3. &lt;b&gt;Fissure climbing&lt;/b&gt;, teknik yang memanfaatkan celah batuan dengan mempergunakan anggota badan sebagai pasak. Teknik-teknik yang dikenal adalah :&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Jamming, untuk celah yang tidak terlalu lebar, jari-jari tangan dan kaki dapat kita masukkan atau kita selipkan pada celah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Chimneying, teknik memanjat pada celah vertikal yang cukup lebar sehingga badan dapat masuk diantaranya dan punggung di salah stu sisi tebing, kaki menempel pada sisi tebing depan dan belakang, kedua tangan demikian pula. Bersamaan kedua tangan dan kaki mendorong ke atas dan menahan berat badan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Bridging, teknik pemanjatan pada celah vertikal yang lebih lebar dengan posisi badan mengangkang, kaki sebagai tumpuan dibantu tangan yang berfungsi sebagai penjaga keseimbangan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Lay back, teknik memanjat pada celah vertikal, jari tangan mengait pada tepi celah dengan punggung miring sedemikian rupa menempatkan kedua kaki pada tepi celah yang berlawanan. Tangan menarik kebelakang dan kaki mendorong kebelakang kemudan bergerak naik silih berganti.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Hand traverse, teknik memanjat pada tebing dengan gerak menyamping. Hal ini dilakukan bila tempat pegangan yang ideal sangat minim dan pemanjatan vertikal sudah tidak memungkinkan lagi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Mantelselv, teknik memanjat tonjolan-tonjolan keras (teras-teras kecil) yang letaknya agak tinggi namun dapat diandalkan untuk tempat berdiri dan kedua tangan dipergunakan untuk menarik berat badan dibantu dengan pergerakan kaki.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Klasifikasi Panjat Tebing&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;1. Free Climbing&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Teknik memanjat tebing dengan menggunakan alat-alat hanya untuk pengaman saja, tidak langsung mempengaruhi geakan pemanjat, yang sebaiknya dilakukan oleh dua orang. Pemanjat naik secara bergiliran leader (membuat jalur) dan belayer (pengaman).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;2. Free Soloing&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Merupakan bagian dari free climbing, tetapi pendaki menghadapi segala resiko seorang diri yang dalam pergerakannya tidak memerlukan bantuan peralatan pengaman. Untuk melakukan hal ini seorang pemanjat harus benar-benar mengetahui segala bentuk rintangan atau bentuk pergerakan yang akan dilakukan pada rute yang akan dilaluinya. Bahkan kadang-kadang harus dihafalkan dahulu segala gerakan baik tumpuan atau pegangan, sehingga hal ini biasanya dilakukan pada rute yang pernah dilalui.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;3. Artifical Climbing&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Adalah pemanjatan tebing dengan bantuan peralatan tambahan, karena sering sekali dihadapi medan yang kurang atau tidak sama sekali memberikan tumpuan atau peluang gerak yang memadai misalnya ada medan yang blank. Biasanya pendakian ini dilakukan secara berkelompok dengan pembagian tugas yang jelas antara leader dan belayer.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Sistem Pemanjatan&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Ada dua macam sistem pemanjatan, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;1. Himalayan Style&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Sistem pendakian yang biasanya dengan rute yang panjang sehingga untuk mencapai sasaran (puncak) diperlukan waktu yang lama. Pendakian tipe ini biasanya terdiri atas beberapa kelompok dan tempat-tempat peristirahatan. Sehingga dengan berhasilnya satu orang dari seluruh tim, berarti pendakian ini sudah berhasil untuk seluruh tim.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;2. Alpine Style&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Sistem ini banyak dikembangkan di pegunungan-pegnungan Eropa dan memakan waktu yang lebih pendek. Tujuannya semua pendaki harus mencapai puncak dan baru dianggap berhasil.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Teknik turun/ Rappeling&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Prinsip rappeling adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;1. Menggunakan tali rappel sebagai jalur lintasan dan tempat bergantung.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;2. Menggunakan gaya berat badan dan gaya tolak kaki pada tebing sebagai pendorong gerak turun.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;3.Menggunakan salah satu tangan untuk keseimbangan dan tangan lainnya untuk mengatur kecepatan turun.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Macam-macam dan variasi teknik rappeling adalah sbb :&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Body rappel&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;, menggunakan peralatan tali saja, yang dibelitkan sedemikian rupa pada badan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Brakebar rappel&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;, menggunakan sling/tali tubuh, carabiner, tali dan brakebar. Modifikasi lain dari brakebar adalah descender.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Sling rappel&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;, menggunakan sling, carabiner dan tali dengan jenis simpul Italian hitch. Cara ini paling banyak digunakan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Arm rappel / Hesti&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;, menggunakan tali yang dibelitkan pada kedua tangan melewati bagian belakang badan. Dipergunakan untuk tebing yang tidak terlalu curam. Dalam rappeling usahakan posisi badan harus tegak lurus pada tebing dan jangan terlalu cepat turun.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Sebelum mulai turun sebaiknya dilakukan :&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;1. Periksa dulu Anchor nya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;2. Pastikan tidak ada simpul pada sepanjang tali yang akan dgunakan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;3. Sebelum sampai ketepi tebing hendaknya tali sudah terpasang dan pastikan tali sampai ke bawah.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;4. Pastikan pakaian tidak tersangkut carabiner atau peralatan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Climbing Call (Aba-aba pemanjatan)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;climbing when you.re ready (belayer kepada leader bahwa belayer telah siap).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Climbing (leader kepada belayer bahwa pemanjatan telah dimulai).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;OK (jawaban belayer).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Take in (leader kepada belayer, tali terlalu kendur minta dikencangkan).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Slack (leader kepada belayer, tali terlalu kencang minta dikendurkan).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Rock (leader kepada belayer, peringatan ada batu jatuh).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Fall (leader kepada belayer, leader akan jatuh).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Prosedur Pemanjatan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Tahapan-tahapan suatu pemanjatan hendaknya dimulai dengan langkah-langkah sbb :&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;1. Mengamati lintasan dan memikirkan teknik yang akan dipakai.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;2. Menyelipkan perlengkapan yang diperlukan&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;3. - Untuk leader, perlengkapan teknis diatur sedemikian rupa agar mudah untuk diambil dan tidak mengganggu pergerakan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;- Untuk belayer, memasang anchor dan merapikan alat-alat serta mengamankan leader bila terjatuh.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;4. Bila belayer dan eader sudah siap memulai pendakian, segera memberi aba-aba pemanjatan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;5. Bila leader telah sampai pada satu pitch (tali habis), ia harus memasang anchor.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;6. Leader yang sudah memasag anchor di atas selanjutnya berfungsi sebagai belayer, untuk mengamankan pendaki berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Sumber : DIKTAT Mapala GMS&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-6587807101571618289?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/6587807101571618289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/teknik-pemanjatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/6587807101571618289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/6587807101571618289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/teknik-pemanjatan.html' title='Teknik Pemanjatan'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-4793377007255023538</id><published>2010-12-25T14:04:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T14:04:52.051-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Climbing'/><title type='text'>Peralatan dan Perlengkapan Pemanjatan</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;1. Tali (Rope)&lt;br /&gt;Fungsi utama tali adalah sebagai pengaman apabila pemanjat terjatuh. Panjang standar tali yang biasa digunakan adalah 50 m yang memungkinkan leader (pemanjat pertama) dan belayer (pengaman) masih dapat saling berkomunikasi. Tali yang digunakan dalam rock climbing terdiri dari dua macam, yakni : Hawserlaid dan kernmantel.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Hawserlaid terdiri dari serat . serat sintetis halus yang dipilin menjadi tiga bagian dengan daya lentur mencapai 40 % sedang kermantel terdiri dari dua bagian inti dan jaket dengan kelenturan sampai 20 %.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="145" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZl9CzEawI/AAAAAAAAAIA/Q-rYwgp98es/s200/Mapala+GMS+r.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Berdasarkan kemampuan lenturnya, ada dua macam kernmantel, yakni :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Statik rope, kelenturan 2 . 5 % pada berat maksimum yang diberikan. Sifatnya kaku, umumnya berwarna putih atau hijau digunakan untuk rappelling.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Dynamic rope, kelenturan 5 . 20 % pada berat maksimum yang diberikan. Sifatnya lentur dan berwarna mencolok. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZl7BH9BhI/AAAAAAAAAH8/k0Sniii74T4/s1600/Mapala+GMS.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;2. Carabiner&lt;br /&gt;Yang baik adalah yang terbuat dari alumunium alloy yang ringan tapi mempunyai kekuatan tinggi. UIAA (Union Internationale des Assosiations d.alpinime) memberikan ketentuan untuk carabiner yang aman harus mampu menahan beban 2200 kg pada saat pintu tertutup dan 1200 kg pada saat pintu terbuka pada posisi poros yang panjang. Sedangkan pada posisi poros pendek mampu menahan beban 600 kg. Ada dua jenis carabiner, yakni screw gate (kunci berulir) dan non screw gate.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZpbeHFglI/AAAAAAAAAIQ/geK2z7UyRRY/s1600/carabiner1.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZpbeHFglI/AAAAAAAAAIQ/geK2z7UyRRY/s1600/carabiner1.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;3. Slink&lt;br /&gt;Terbuat dari tabular webbing atau dari prusik yang berfungsi sebagai penghubung, pengaman pada anchor, mengurangi gaya gesek dengan memperpanjang point, dan mengurangi gerakan yang akan menambah beban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Runner&lt;br /&gt;Sling yang pada kedua ujungnya telah diberi tambahan carabiner.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZofSYdJmI/AAAAAAAAAIE/w5EJ_WZIAls/s200/Mapala+GMS+tr.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;5. Ascender&lt;br /&gt;Bekerja dengan sistem menjepit tali ketika mendapatkan beban dan membuka apabila dinaikkan, digunakan untuk menaiki tebing melalui seutas tali. Beberapa merk ascender a.l : Clog, Jumar dan Petzl.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZpOSj-3EI/AAAAAAAAAII/2GMbVFnPwmA/s200/abc-ascenders+GMS.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;6. Harness&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Alat pengaman yang terikat pada pinggang pemanjat. Berfungsi menahan beban tubuh pemanjat ketika terjatuh supaya beban terdistribusi ke tali dan tidak mematahkan pinggang. Terdapat dua jenis harness : seat harness dan full body harness.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="190" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZpf-_o3II/AAAAAAAAAIU/Y3kIM99X_w8/s200/Harness.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;7. Sepatu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZpZ1oAyII/AAAAAAAAAIM/8KaSe8c8pXo/s1600/sepatu+panjat.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Sebagai pengaman kaki pada saat pemanjatan. Ada dua jenis sepatu yang digunakan, yaitu : sepatu yang lentur untuk pijakan di celah-celah dan sepatu yang “kejur” yang digunakan pada tebing yang mempunyai banyak tonjolan atau tangga-tangga kecil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZpZ1oAyII/AAAAAAAAAIM/8KaSe8c8pXo/s320/sepatu+panjat.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;8. Anchor&lt;br /&gt;Poin yang dipakai sebagai penahan beban. Ada dua macam anchor :&lt;br /&gt;1. Natural anchor, dapat berupa pohon besar, tonjolan batu, lubang-lubang di tebing dan lain-lain.&lt;br /&gt;2. Artificial anchor, yakni anchor buatan yang ditempatkan atau dipasang pada tebing seperti chock, piton, bolt, friend, dll. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZpgqW0s-I/AAAAAAAAAIY/Nzli-VcRQgI/s200/Mapala+GMS+tr+anchor.jpeg" width="187" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;9. Palu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Bagian ekornya berbentuk baji atau runcing untuk membersihkan dinding dan mencongkel atau melepas piton. Fungsi utama palu adalah untuk memasang anchor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan pendukung yang lain adalah helm, bor, sarung tangan, tangga gantung, serbuk magnesium, friend, heksentrik, bor dll.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sumber : DIKTAT Mapala GMS&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-4793377007255023538?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/4793377007255023538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/peralatan-pemanjatan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/4793377007255023538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/4793377007255023538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/peralatan-pemanjatan.html' title='Peralatan dan Perlengkapan Pemanjatan'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZl9CzEawI/AAAAAAAAAIA/Q-rYwgp98es/s72-c/Mapala+GMS+r.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-2411926112727348689</id><published>2010-12-25T13:32:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T13:35:08.978-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rafting'/><title type='text'>Peralatan dan Perlengkapan Arung Jeram</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Perlengkapan Pribadi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Pelampung&lt;br /&gt;Selain daya apung yang sesuai dengan tubuh kita, kenyamanan saat dipergunakan merupakan syarat pelampung yang dapat kita ergunakan. Komposisi pelampung yang baik adalah yang berisi gabus tebal dan bagian belakang pelampung yang lebih tipis dari bagian depan sehingga jika kita terjatuh di air dan pingsan, akan berada dalam kondisi terlentang. Di samping itu terdapat pelindung kepala bagian belakang yakni kerah pada bagian belakang atas pelampung.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_771355600"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_771355601"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZW6uWto_I/AAAAAAAAAGI/H3YndIjWe8s/s200/p.jpg" width="174" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;2. Pakaian&lt;br /&gt;Pakaian yang tidak berat saat basah dan memberikan ruang gerak yang leluasa sangat cocok untuk dipergunakan. Usahakan yang berlengan panjang untuk melindingi kulit untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" height="184" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZbAU_W__I/AAAAAAAAAGM/dJKqwkH0vrM/s200/GMS+%25285%2529.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;3. Alas kaki&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Melindungi telapak kaki dari kemungkinan lecet atau terluka. Sepatu kanvas atau parasit yang tidak mengganggu saat kita berenang dapat dipergunakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="159" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZb1j4P7sI/AAAAAAAAAG0/55I9TeyEYnQ/s200/GMS1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;4. Helm&lt;br /&gt;Melindungi kepala dari benturan dengan benda keras terutama saat terlempar dari perahu. Pilih yang ringan, tahan pecah, dan tidak mengganggu pandangan mata dan pendengaran serta pas ukurannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="195" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZcCtEo_3I/AAAAAAAAAG8/2V3oDGMjYhc/s200/GMS+%25287%25291.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;5. Survival Kit&lt;br /&gt;Terdiri dari korek api, pisau lipat, dan perlengkapan survival lainnya. Lebih baik jika kita kemas dalam tas pinggang sehingga mudah kita sandang. Untuk seorang kapten/leader bisa ditambah dengan pulling/katrol, carabiner, peluit, tali prusik, dan anchor artificial. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZbDikGwWI/AAAAAAAAAGY/sVCLaSpSVp8/s200/GMS+%25282%2529.jpg" width="195" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZbFrBaGjI/AAAAAAAAAGg/0jhAMDsddUs/s200/GMS+%25284%2529.jpg" width="186" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" height="157" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZcgbTggQI/AAAAAAAAAHA/xufugPfIQkc/s200/GMS+%25287%2529.jpg" width="200" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Peralatan Kelompok&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Perahu&lt;br /&gt;Secara garis besar dibagi menjadi tiga jenis : &lt;br /&gt;&lt;u&gt;Perahu Karet ( Raft) &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Terbentuk dari tabung udara yang terbuat dari karet yang bersekat yang membentuk sel/ruang terpisah yang apabila terkadi bocor pada satu sel; tidak berpengaruh ke sel yang lain. Jenis yang ada seperti :&lt;br /&gt;-&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Riverboat yang dibuat khusus untuk mengarungi sungai&lt;br /&gt;-&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Cataraft yangh berbentuk seperti potlot&lt;br /&gt;-&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;LCR (Landing Craft Rubber) yang berbentuk seperti tapal kuda dengan tempat dudukan mesin yang biasa digunakan marinir dalam misi pendaratan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" height="201" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZeaqgYGKI/AAAAAAAAAHE/szTIYAmgQkQ/s320/GMS+%25287%25291e.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; &lt;u&gt;Canoe&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Berbentuk lancip, terbuka, dan ukurannya lebih besar dari kayak yang dikendalikan oleh satu atau dua orang dengan kaki melipat ke bawah tempat duduk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" height="238" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZguZqTIMI/AAAAAAAAAHM/uRP6JGSbC4c/s320/GMS+%25287%25291ed.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZg174sYEI/AAAAAAAAAHU/gywDIsLO60Q/s1600/GMS+%25287%25291ed5.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;u&gt;Kayak (Decked Boat)&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Berbentuk lancip pada bagian depan dan belakangnya, tertutup digunakan oleh satu orang dengan dayung dua bilah atau dua orang dengan dayung satu bilah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" height="278" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZg9aCSJYI/AAAAAAAAAHY/MmDtVpN7l80/s320/GMS+%25287%25291ed5.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;2. Dayung&lt;br /&gt;Sebagai alat pengayuh terbuat dari bahan yang kuat tetapi ringan dan usahakan berwarna mencolok dan lentur. Bahan yang cukup baik adalah plastik, selain itu dapat juga kayu, fiberglass, serta kombinasi kayu dengan aluminium atau fiberglass. Untuk pengarungan sungai dengan perahu karet terdapat dua jenis dayung yakni :&lt;br /&gt;-&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Paddle&lt;br /&gt;-&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Oar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZhSlMO0aI/AAAAAAAAAHg/SWle_8apPxM/s1600/GMS+%25287%25291ed5r.jpg" /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZhaAp020I/AAAAAAAAAHk/sgO8bDX6ToU/s1600/oar.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZhaAp020I/AAAAAAAAAHk/sgO8bDX6ToU/s1600/oar.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;3. Pompa&lt;br /&gt;Bahan yang bagus terbuat dari plastik karena ringan. Ada pompa injak dan pompa tangan. Pompa ini harus selalu ada dalam setiap pengarungan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZh_vrTSwI/AAAAAAAAAHs/qe3ppE_vXf4/s1600/pompa.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;4. Tali&lt;br /&gt;Disamping sebagai penambat perahu dan pembalik perahu (flip line) juga sangat berfungsi sebagai alat penyelamatan. Untuk tali penyelamatan (throwing bag) ini, biasanya terbuat dari carmantel statis yang dikemas dalam sebuah kantong sepanjang tiga puluh sampai empat puluh meter. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZiF5ASj2I/AAAAAAAAAHw/H3-fO52ZKcY/s1600/Floating+polypropylene+rope.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;5. Ember&lt;br /&gt;Untuk perahu yang belum mempergunakan sitem self-bailing, ember sangat vital untuk membuang air yang masuk ke dalam perahu. Bahan dari plastik atau karet dan berwarna mencolok sangat cocok untuk kegiatan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Alat Reparasi&lt;br /&gt;Digunakan untuk penanggulangan kebocoran pada perahu atau pompa. Alat perekat/lem, alat jahit, karet bekas, serta beberapa kunci pas dapat kita pergunakan untuk keperluan reparasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Dry Pack&lt;br /&gt;Seperti carrier yang terbuat dari bahan anti air dengan kapasitas yang diselesaikan lama perjalanan yang melindungi makanan dan pakaian serta peralatan lain yang tidak boleh basah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZiRG_GK6I/AAAAAAAAAH0/PCp3D_8B0CM/s1600/dry+bag.JPG" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;8. Peta&lt;br /&gt;Digunakan terutama pada sungai yang baru pertama kali kita arungi, untuk mengetahui kondisi sungai sehingga kita menyusun rencana manuver dan perjalanan yang aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Perlengkapan P3K&lt;br /&gt;Disesuaikan dengan jumlah awak, lama pengarungan, dan hal-hal yang mungkin terjadi sepanjang sungai. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZipUUlAxI/AAAAAAAAAH4/g-fsQsKuo-M/s1600/firstaid-small.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;10. Perlengkapan Tambahan&lt;br /&gt;Untuk pengarungan yang memakan jangka waktu yang cukup lama dapat ditambahkan peralatan komunikasi, peralatan camping, dan yang sesuai dengan kebutuhan tambahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Sumber : DIKTAT Mapala GMS &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-2411926112727348689?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/2411926112727348689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/peralatan-dan-perlengkapan-rafting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/2411926112727348689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/2411926112727348689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/peralatan-dan-perlengkapan-rafting.html' title='Peralatan dan Perlengkapan Arung Jeram'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZW6uWto_I/AAAAAAAAAGI/H3YndIjWe8s/s72-c/p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-5616091795619077929</id><published>2010-12-25T12:35:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T12:35:54.450-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rafting'/><title type='text'>Pengenalan Olahraga Arus Deras</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZVODDxJAI/AAAAAAAAAGE/yCrEFqJX6XA/s1600/rftng.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZVODDxJAI/AAAAAAAAAGE/yCrEFqJX6XA/s200/rftng.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Olahraga Arus Deras (ORAD) atau yang kita kenal dengan arung jeram merupakan suatu aktivitas pengarungan sungai berjeram/riam dengan menggunakan perahu karet, kayak, atau canoe serta dayung sebagai pengayuh. &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Aktivitas yang akhir-akhir ini semakin menarik minat para pemakai baik dari kalangan pencinta alam maupun kalangan umum, sebenarnya mempunyai potensi kecelakaan yang paling tinggi dalam dunia olahraga. Tapi apabila dikerjakan dengan prosedur, pengetahuan dan keahlian memadai akan berubah menjadi kegiatan yang sangat menarik dan menantang. &lt;/span&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Keahlian dan kemampuan mengarungi sungai dengan benar sangat bergantung kepada frekuensi latihan dan jam terbang mengarungi sungai itu sendiri. Kalau untuk menjadi pengarung yang handal selain syarat diatas, juga dibutuhkan pemahaman dan penguasaan keadaan darurat yang terjadi di sungai dan tindakan penanggulangannya (&lt;i&gt;safety and rescue&lt;/i&gt;). &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Selain itu pemahaman tentang sungai baik proses pembentukan, sifat-sifat, dan bentukan lain yang ada di sepanjang sungai harus kita kuasai pula untuk meningkatkan kenyamanan pengarungan sungai yang kita lakukan. Dan yang tak kalah penting harus kita selalu ingat adalah ketika pengarungan sungai, baik yang berhubungan dengan alam sekitar sungai, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat sepanjang sungai yang kita arungi.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;SUNGAI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pengetahuan yang lebih mendalam tentang pembentukan sungai tidak akan kita bahas di sini karena hal itu sangat luas dan dapat siswa ketahui dalam ilmu geomorfologi lebih lanjut, tetapi hal-hal yang berkaitan lebih lanjut akan kita uraikan di sini akan bermanfaat dalam pengarungan sungai.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Debit Sungai&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Adalah besarnya aliran sungai per satuan waktu. Besar kecilnya debit sungai sangat penting kita ketahui, karena hal ini berhubungan langsung dengan pengarungan sungai yang akan kita lakukan. Besar kecilnya debit sungai ini dipengaruhi oleh :&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;1. Volume air&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Volume air adalah banyaknya/isi air yang kita hitung dalam tiga dimensi satuan pengukuran (meter3). Cara praktis dapat kita ketahui dengan melihat tinggi permukaan air dan disesuaikan dengan lebar sungai, atau dengan meminta informasi pada dinas perairan setempat, sehingga dapat kita pastikan apakah sungai tersebut layak atau tidak untuk kita arungi dan waktu yang tempat untuk pengarungan yang aman.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;2. Kemiringan Sungai&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Kemiringan atau gradient sungai berpengaruh terhadap tingkat kecepatan aliran sungai, yang menunjukkan nilai rata-rtata penurunan sungai sepanjang jarak tertentu (m atau km). Sungai dengan kemiringan sampai dengan 15 m/km mempunyai aliran yang pelan dan mudah untuk diarungi, sedangkan diatas 40 m/km alirannya cepat dan berbahaya untuk diarungi.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Arus Sungai&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Adalah arah yang dituju aliran air yang disebabkan perbedaan tinggi. Kecepatan aliran tergantung pada gradient dan ukuran sungai. Dengan volume yang sama, ukuran sungai yang lebih sempit atau gradient yang lebih besar akan mempunyai kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sungai yang memiliki ukuran yang lebih lebar atau gradient yang lebih kecil. Selain air, sungai juga dipenuhi oleh materi air, misal batuan yang memiliki komposisi terbesar. Keberadaan batu ini sangat mempengaruhi aliran air yang ada dan menyebabkan air terbelah dan membentuk suatu alur menyerupai huruf V.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZSByz0TUI/AAAAAAAAAFs/Nlt0rXlDO0M/s1600/1.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Sedangkan macam-macam arus yang ada adalah :&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;1. Arus utama (mainstream)&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Merupakan arus yang paling besar jika semua arus dibagi menjadi beberapa aliran dan merupakan bagian yang palingmudah dikenali. Dengan kondisi ini arus utama memiliki kekuatan yang paling besar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; dan terlihat berupa lidah yang paling besar. Pada sungai yang lurus, arus utama biasanya terletak di bagian tengah dan pada belokan sungai arus ini berada pada sisi luar sungai yang disebabkan adanya gaya sentrifugal. Dalam pengarungan sungai, arus utama ini biasanya dipilih sebagai jalur utama karena arusnya yang paling cepat dan besar yang akan mempercepat lagi perahu.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;2. Gelombang berdiri (Standing Wave)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZSC7rilKI/AAAAAAAAAFw/uB8EUWxPeAg/s1600/2.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Biasa terda[pat pada akhir lidah air. Gelombang ini terjadi karena benturan arus kuat di permukaan dengan artus lambat yang mengalir datar di bawahnya yang menyebabkan air naik membentuk gelombang ke atas secara tetap. Bentukan ini berangkai dari yang terbesar sampai yang terkecil. Gelombang dengan tinggi 3 meter disebut haystack. Gelombang dengan puncak yang curam dan terpecah dibagian puncaknya memiliki daya balik yang tinggi dan sangat berbahaya, sedangkan yang meimiliki puncak yang relatif datar/tumpul merupakan jalur yang aman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;3. Arus balik (Reversal)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZSD0lu-gI/AAAAAAAAAF0/v0da0cymHjo/s1600/3.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZSE7eD48I/AAAAAAAAAF4/i9sNoeiQe20/s1600/4.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Adanya perubahan bidang jatuh yang cukup drastis menyebabkan arus berputar ke atas yang biasa kita sebut hole. Bidang jatuh yang cukup vertikal akan menyebabkan arus putar dari bawah dengan daya putar yang lebih kuat dari yang biasa yang disebut Hydrolic.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZSGFuRvnI/AAAAAAAAAF8/2B8NYT_HLXU/s1600/5.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Pada dasar sungai yang cukup terjal tetapi dasarnya yang tiba-tiba landai menyebabkan arus kuat tertahan dan berbalik membentuk putaran di atasnya yang disebut Back Curling. Semua arus jenis ini menyebabkan perahu terhenti bahkan jika cukup besar akan menyebabkan perahu terbaik atau tersedot ke dalam. Lebih baik menghindari arus ini, tetapi jika sudah terlanjur usahakan perahu dalam kondisi lurus dan dayung maju dalamdalam agar mencapai arus maju di dalam sungai sehingga dapat segera keluar dari arus balik tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;4. Arus Eddy’s&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZSHdSoyZI/AAAAAAAAAGA/ifhSxxFY-6Q/s1600/6.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Biasa terbentuk dibalik batu atau tikungan dimana air berhenti dan berbalik arah ke hulu membentuk suatu pusaran.putaran yang cukup kuat akan menjadi putaran turbulensi yang berbahaya karena dapat menyebabkan perahu berputar-putar dan terbalik, tapi untuk arus yang tidak kuat, arus ini sangat bermanfaat untuk tempat istirahat, tempat penyelamatan, dan tempat untuk mengamati jalur di depan sebelum menentukan manuver berikutnya. Bentukan-Bentukan Lain Adalah material lain selain air yang terdapat di sepanjang sungai, yakni :&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;1. Batuan (rock, boulder)&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Letak batuan yang tidak teratur menimbulkan variasi aliran pada sungai yang membutuhkan kemampuan manuver untuk melaluinya. Batu yang cukup besar dan menyembul keluar permukaan dapat menyebabkan perahu tersangkut (Wrapped).&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;2. Undercut&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Terdapat di tikungan sungai karena terkikisnya dinding sungai hingga membentuk suatu rongga. Dalam rongga yang cukup besar akan menyebabkan arus berpusar yang menyebabkan benda yang masuk ke dalamnya sulit untuk muncul lagi.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;3. Hambatan (Strainer)&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Adalah rintangan yang berupa pohon tumbang di atas aliran sungai yang akan menyebabkan perahu tersangkut.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;4. Penyempitan Sungai (Contriction, bottleneck)&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Arus akan mengalir cepat pada daerah ini, sehingga laju perahu menjadi bertambah cepat dari yang kita kehendaki dan akan menyulitkan pengarungan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;5. Pendangkalan Sungai (Shallows)&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Sungai yang dangkal biasa terjadi karena pelebaran sungai sehingga perahu tidak bisa lewat karena perahu akan tersangkut dasar sungai.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;6. Reruntuhan batu /tebing&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;JERAM&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Jeram Adalah bagian aliran sungai yang beraliran cepat diantara batuan atau hambatan yang membentuk turbulensi atau arus balik, merupakan bagian yang sulit untuk dilewati tetapi disinilah letak tantangan dalam pengarungan sungai. Jeram terbentuk dari perubahan kecepatan dan arah aliran, perbedaan gradient, serta bentukan dasar sungai, perubahan lebar sungai, dan perubahan volume air. Variasi dari kompionen-komponen di atas menyebabkan terbentuknya skala/tingkat kesulitan (grade) jeram. Ada dua sistem yang dipakai dalam arung jeram ini, yakni skala western dari 1-10 yang diperkenalkan oleh Doc Marston penguasa Grand Canyon dan skala internasional dari I- IV.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZSA9jmAcI/AAAAAAAAAFo/8fWxVWp1DaA/s1600/7.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Sumber : DIKTAT Mapala GMS&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-5616091795619077929?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/5616091795619077929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/pengenalan-olahraga-arus-deras.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/5616091795619077929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/5616091795619077929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/pengenalan-olahraga-arus-deras.html' title='Pengenalan Olahraga Arus Deras'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZVODDxJAI/AAAAAAAAAGE/yCrEFqJX6XA/s72-c/rftng.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-4069643648919078547</id><published>2010-12-25T12:02:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T12:06:25.802-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Caving'/><title type='text'>Teknik Penelusuran Goa Vertical</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Single Rope Teknik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Teknik penelusuran gua vertical tidak terlepas dari sebuah teknik yang dinamakan Single Rope Teknik (SRT), yaitu teknik menuruni gua vertical dengan menggunakan satu tali atau tali tunggal. Teknik ini bermacam macam model tergantung dimana teknik itu ditemukan dan berkembang. Secara umum teknik SRT terbagi tiga yaitu Sit and Stand Teknik antara lain Frog Sistem dan Texas Sistem, Rope Walking Teknik antara lain : 3 Gibbs Ropewalker System, Mitchell System, A Foating Cam System, Jumar System, Frog-Floating Cam System dan perpaduan sit and stand dan rope walking contohnya penggunaan pantin dikaki pada frog system. Tetapi kita hanya akan membahas teknik Frog system karena teknik inilah yang banyak digunakan terutama di Indonesia.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Frog System mempunyai kelebihan lebih simple, ringan dan mudah digunakan dibandingkan dengan beberapa teknik yang lain. Meskipun lebih lambat dibandingkan dengan teknik Rope Walking tetapi untuk kondisi dalam gua tidak terlalu dibutuhkan kecepatan dalam memanjat&lt;br /&gt;tali karena medan gua yang terkadang sempit, berair atau berlumpur, rawan batu terjatuh, ini memerlukan kehati-hatian. Dibawah ini model instalasi Frog System:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="254" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZKCx-G9UI/AAAAAAAAAEw/8NcC-8Mf1vg/s400/1.jpg" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Rappelling (Descending/Abseiling)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Teknik menuruni tali dengan menggunakan peralatan Descender. Umumnya peralatan yang digunakan adalah Bobbins (Capstand) jenis Simple atau Autostop. Kemudian menambahkan carabiner Non Screw untuk menambah friksi pada tali agar lebih mudah mengontrol laju dan merubah arah tarikan tali kesamping atau keatas. Dibawah ini tahapan ketika akan melakukan rappelling.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Memasang Descender&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pasang cowstail pada carabiner anchor atau pada tali diantara main anchor dan back up anchor. Kemudian buka pintu descender lalu lilitkan tali sesuai dengan gambar yang tertera pada alat. Kencangkan tali dengan menarik tali sekuat kuatnya dan masukan tali pada carabiner friksi. Lihat gambar dibawah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZKl68fa2I/AAAAAAAAAE0/rMZXWsg5t18/s1600/2.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Mengontrol Laju&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada saat melakukan Rappelling, yang harus diperhatikan adalah bagaimana mengontrol laju atau kecepatan turun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZK3hA2ydI/AAAAAAAAAE4/5397Z0bTh-o/s1600/3.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Mengunci Descender&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mengunci dilakukan pada saat akan memasang anchor, beristirahat ditali dan kadang- kadang pada saat melewati Intermediate ,sebelum memulai Rappelling atau situasi lain yang mengharuskan kita mengunci descender. Lihat gambar dibawah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZLEotsDmI/AAAAAAAAAE8/E7eYXZSywZI/s1600/4.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Melewati Intermediete&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Yang harus dilakukan untuk melewati intermediate adalah,&lt;br /&gt;1. Pelankan laju ketika mendekati Intermediate dan berhenti setelah posisi kita sejajar dengan Anchor.&lt;br /&gt;2. Cantolkan Cowstail Pendek pada Carabiner Anchor, dan kalau diperlukan kunci Desceder terlebih dahulu.&lt;br /&gt;3. Lanjutkan atau turunkan Descender sampai posisi badan tergantung pada Cowstail Pendek.&lt;br /&gt;4. Lepaskan tali dari Descender, kemudian ambil tali dibawah Anchor, pasang kembali Descender. Untuk tetap dua pengaman jangan lepaskan Carabiner Friksi sebelum Descender berpindah ketali dibawah anchor atau memasang Jammer sebagai pengaman (kalau diperlukan).&lt;br /&gt;5. Setelah itu lepaskan Cowstail Pendek dengan menginjak pijakan pada dinding gua atau menginjak Loop Intermediate dan lanjutkan Rappelling.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZLbFnFCBI/AAAAAAAAAFA/l9mmJ61KZNk/s1600/5.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Melewati Sambungan Tali&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Turun hingga Descender sampai kesimpul dengan terlebih dahulu melepaskan Carabiner Friksi.&lt;br /&gt;2. Pasang dan tempatkan posisi Ascender dari Carabiner Cowstail Pendek, ketika ditegangkan keatas dengan bagian atas Ascender berjarak sekitar 10 Cm.&lt;br /&gt;3. Lepaskan Cowstail Panjang dari Ascender lalu cantolkan ke Loop Simpul sambungan tali.&lt;br /&gt;4. Injak Foot Loop, berdiri dan pasang cowstail pendek di tali tepat bagian atas kepala Ascender.&lt;br /&gt;5. Duduk dan beban akan berpindah ke Cowstail Pendek&lt;br /&gt;6. Lepaskan Descender dari tali, dan pasang kembali ke tali bagian bawah simpul sambungan tail dan dikunci.&lt;br /&gt;7. Berdiri dengan menginjak Foot Loop, lepaskan Cowstail Pendek dan beban akan berpindah ke Descender.&lt;br /&gt;8. Lepaskan Ascender dan Cowstail Panjang dari Loop Simpul sambungan tali.&lt;br /&gt;9. Lanjutkan Rappelling.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZLvzsRt-I/AAAAAAAAAFE/d-ROTLyJiIk/s1600/6.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZL2U8822I/AAAAAAAAAFI/gpbZF8MfhtY/s1600/7.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Melewati Deviasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tekniknya lebih mudah melakukannya, dengan cara :&lt;br /&gt;1. Rappelling sampai Descender melewati atau berada sedikit dibawah posisi Anchor.&lt;br /&gt;2. Cantolkan Cowstail Pendek pada carabiner deviasi dibagian dalam tali, supaya mudah melepaskan tali dari Carabiner Deviasi (lakukan langkah ini bila diperlukan)&lt;br /&gt;3. Lepaskan tali dari Carabiner deviasi lalu kaitkan pada tali bagian atas Descender.&lt;br /&gt;4. Lanjutkan Rappelling.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ascending&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Meniti tali keatas dengan menggunakan dua alat Ascender. Untuk Teknik Frog System menggunakan Jammer atau Basic Jammer pada bagian atas yang didorong dengan tangan dan menggunakan Croll (Chest Ascender) yang dipasang didada. Sebelum memulai meniti tali harus memperhatikan pemasangan alat yang benar. Pemasangan Croll harus benar-benar rapat kebadan, agar supaya pada saat naik Croll tetap tegak lurus yang memudahkan melewati tali. Untuk mendapatkan ikatan Chest Harness yang pas, sebaiknya memasangnya dengan sambil membungkuk atau mengencangkannya kembali setelah Croll terpasang ditali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZMLt_rVWI/AAAAAAAAAFM/UkeDEdQxaNs/s1600/8.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Diawal kita melakukan Ascending kadang kala Croll masih susah melewati tali. Terutama kalau tali berlumpur atau agak besar diameternya. Kalau mendapatkan kondisi seperti itu, ketika berdiri tali dibawah Croll harus ditarik. Lakukan hal berkali kali hingga pada ketiggian idial, berat tali akan dapat menarik sendiri dan Croll dapat melewati tali.&lt;br /&gt;Bagi para pemula paling sering mengalami masalah ini, karena belum mendapatkan cara berdiri yang benar. Pada saat berdiri badan harus tegak lurus keatas dengan menempatkan posisi kaki tepat dibawah pantat.&lt;br /&gt;Hindarkan posisi kaki keluar atau condong kedepan pada saat berdiri. Hal yang juga dapat dilakukan yaitu dengan cara menjepit tali dengan menggunakan dua aki. Ini lebih muda dilakukan apabila kita &lt;span id="goog_922469979"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_922469980"&gt;&lt;/span&gt;menggunakan Foot Loop yang menggunakan dua loop.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZMqEz_TGI/AAAAAAAAAFU/Bbkm-M-xyf8/s1600/9.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Ascending Melewati Intermedite&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dibawah ini cara melewati Intermediate :&lt;br /&gt;1. Berhenti mendorong Ascender bila telah sampai pada simpul anchor dan sisakan jarak antara simpul dengan Ascender sepanjang 2-3 cm. karena kalau mentok di simpul bisa menyebabkan Ascender susah dilepaskan.&lt;br /&gt;2. Cantolkan Cowstail Pendek pada Carabiner Anchor lalu lepaskan Croll dan langsung pasang pada tali yang keatas. kemudian lepaskan juga Ascender lalu pasang ketali yang keatas.&lt;br /&gt;3. Lakukan ascending hingga mendapatkan posisi yang mudah melepaskan Cowstail.&lt;br /&gt;4. Lanjutkan Ascending setelah melepaskan Cowstail.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZM5lkCKkI/AAAAAAAAAFY/m6H23myq60w/s1600/10.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Perhatikan posisi carabiner setelah melewati intermediate Karena kadang kala akan mengalami perubahan posisi. Berbahaya apabila posisi carabiner berputar dan mendapatkan pembebanan yang tidak sebagai mana mestinya, seperti posisi horizontal bukan pembebanan yang vertical. Kalau mendapatkan hal seperti ini kembalikanlah posisi carabiner seperti sebelumnya atau pada pemasangan yang benar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZNIvPpzoI/AAAAAAAAAFc/MgqfFg3Mg20/s1600/11.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZNW3ZkAHI/AAAAAAAAAFg/HoV4miuCCXA/s1600/12.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Ascending Melewati Sambungan Tali&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Teknik melewati sambungan tali yaitu:&lt;br /&gt;1. Pasang Cowstail pendek pada Loop Simpul sambungan tali apa bila ascender telah sampai dekat simpul.&lt;br /&gt;2. Pindahkan Ascender ke tali diatas simpul.&lt;br /&gt;3. Injak Foot Loop dan berdiri sambil melepaskan Croll, lalu pasang Croll pada tali diatas simpul.&lt;br /&gt;4. Lanjutkan melakukan Ascending&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZNfEOoV4I/AAAAAAAAAFk/U4j9exccVUc/s1600/12.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Sumber : Indra Wahyudi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-4069643648919078547?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/4069643648919078547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/teknik-penelusuran-gua-vertical.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/4069643648919078547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/4069643648919078547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/teknik-penelusuran-gua-vertical.html' title='Teknik Penelusuran Goa Vertical'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRZKCx-G9UI/AAAAAAAAAEw/8NcC-8Mf1vg/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-6850329465845940530</id><published>2010-12-25T10:16:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T10:22:12.055-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Caving'/><title type='text'>Teknik Penelusuran Goa Horizontal</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Teknik menelusuri Gua Horizontal sangat ditentukan oleh jenis lorong gua. Dibawah ini beberapa teknik menelusuri Gua Horizontal dengan berbagai jenis lorong yaitu :&amp;nbsp;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Lorong Fosil&lt;/b&gt;; &lt;i&gt;Lorong Gua Kering yang tidak ada lagi aliran air yang mengalir pada lorong gua.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Pada jenis lorong ini bisa ditelusuri dengan berjalan kaki biasa, membungkuk, jalan jongkok, merayap, dan melata. Semua ini sangat tergantung dari kondisi lorongnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="103" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYzSAK12nI/AAAAAAAAAEk/lYfukboWDhk/s400/1.jpg" width="400" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Untuk kondisi lorong gua yang lumpurnya sangat tebal, dilewati dengan cara seperti berenang. Karena kalau berjalan biasa kaki akan tertahan dilumpur dan agak susah dilepaskan.&lt;br /&gt;Pada lorong gua yang terjal berhati hatilah melewatinya. Untuk kemiringan yang sangat terjal lakukan dengan memanjat bebas jika itu tidak begitu berbahaya. Untuk rekahan atau diantara dua dinding yang berdekatan dapat dipanjat dengan teknik Chimneying dan Bridging&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYzTTIECxI/AAAAAAAAAEo/QUYHFN0ck_E/s1600/2.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Lorong Vadose&lt;/b&gt;; &lt;i&gt;Lorong dimana sebahagian dari lorongnya dialiri oleh air.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Hati hati memasuki gua yang berlorong Vadose karena banyak kecelakaan dalam gua yang terjadi pada jenis lorong ini. Hindari mamasuki gua ini pada musim hujan atau curah hujan tinggi. Perhatikan setiap saat level air. Kalau ada perubahan ketinggian air secara tiba tiba segeralah mencari tempat yang tinggi didalam gua.&lt;br /&gt;Melewati Lorong Gua Vadose sebaiknya menggunakan pelampung. Untuk lorong yang kedalaman air tidak terlalu tinggi dan arus tidak begitu deras dapat dilewati dengan berjalan biasa sambil mencari pegangan pada dinding gua. Pada lorong gua yang jarak antara pemukaan air dan atap gua hanya sebatas ukuran kepala dapat dilakukan dengan menggunakan Teknik Ducking, yaitu dengan cara kepala menengadah keatas. Untuk lorong gua yang airnya dalam dan panjang sebaiknya menggunakan perahu karet.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYzUotuXVI/AAAAAAAAAEs/Vku0-DFyR5I/s1600/3.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Kadang kala juga kita harus menyeberangi sungai dalam gua yang deras. Untuk menyeberanginya sebaiknya menggunakan pelampung dan dibelay oleh rekan yang lain. Lihat gambar dibawah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="165" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYzQ87KkfI/AAAAAAAAAEg/RKr0MEyjrNY/s400/4.jpg" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Lorong Fhareatic&lt;/b&gt;;&lt;i&gt; Lorong Gua yang seluruh bagian lorong gua tertutup oleh air.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Untuk memasuki lorong gua ini dilakukan dengan Teknik Cave Diving.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Referensi :&lt;br /&gt;Georges Marbach – Bernard Tourte, Alpine Caving Techniques 2002&lt;br /&gt;Acintyacunyata Speleological Club, Diktat Pendidikan Lanjutan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-6850329465845940530?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/6850329465845940530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/teknik-penelusuran-goa-horizontal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/6850329465845940530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/6850329465845940530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/teknik-penelusuran-goa-horizontal.html' title='Teknik Penelusuran Goa Horizontal'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYzSAK12nI/AAAAAAAAAEk/lYfukboWDhk/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-8908105260389824646</id><published>2010-12-25T08:15:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T08:17:24.985-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Caving'/><title type='text'>Speleologi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYYLHfLxUI/AAAAAAAAAD8/1b7r0lOUR3Q/s1600/speleology-7.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYYLHfLxUI/AAAAAAAAAD8/1b7r0lOUR3Q/s1600/speleology-7.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="153" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYYLHfLxUI/AAAAAAAAAD8/1b7r0lOUR3Q/s200/speleology-7.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Speleologi Adalah ilmu yang mempelajari tentang gua alam dan lingkungannya. Kata speleologi berasal dari bahasa Yunani yaitu Spelaion yang berarti Gua dan Logos yang berarti Ilmu. Ilmu Speleologi bisa dikatakan ilmu yang cukup langka karena sampai saat ini banyak orang yang belum mengetahui tentang apa itu speleologi, bahkan dikalangan ilmuan dan akademisi masih tergolong jarang yang mengetahui. Ilmu Speleologi mulai berkembang sejak Abad 19 dibagian benua Eropa terutama Eropa Timur (Slovenia) dan Eropa Barat (Jerman, Inggris, Italia dan Prancis).&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Sedangkan di Indonesia Speleologi baru dikenal pada tahun 1979. Di Negara – Negara Eropa Ilmu Speleologi sudah masuk dalam Kurikulum Pendidikan terutama ditingkat Perguruan Tinggi, sedangkan di Indonesia sendiri masih jarang sekali. Sampai saat ini masih banyak pemahaman yang berbeda tentang gua. Ada yang mengatakan semua lubang yang berada dibawah tanah baik yang terjadi secara alami maupun buatan manusia. Ada pula yang yang mengatakan kalau gua hanya lorong bawah tanah yang terbentuk secara alami sedangkan yang dibuat manusia (Bungker/ Tunel) tidak dapat disebut gua, dan masih banyak pemahaman – pemahaman lain. Menurut UIS (Internasional Union Of Speleology) Gua adalah setiap ruangan bawah tanah yang dapat dimasuki oleh manusia. memiliki sifat yang khas dalam mengatur suhu udara di dalamnya, yaitu pada saat udara di luar panas maka di dalam Goa akan terasa sejuk, begitu pula sebaliknya. Gua dibagi dalam beberapa jenis sesuai dengan kondisi batuan pembentuknya, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Gua Karst : Gua yang terbentuk pada kawasan yang telah mengalami Karstifikasi atau pelarutan. Sekitar 70 % gua yang ada didunia terbentuk pada Kawasan Karst.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Gua Lava : Terbentuk akibat pergeseran permukaan tanah akibat gejala keaktifan Vulkanologi atau akibat aktifitas Gunung Api.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Gua Litoral : Gua yang terbentuk pada daerah pantai, adapun terjadinya yaitu akibat&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; adanya proses erosi dan pengikisan dari air laut terhadap batuan yang&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; berbeda di pantai yaitu pada tebing yang curam, akibat adanya gaya&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; mekanis air laut maka lama kelamaan batuan tersebut akan membentuk&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; celah maka terjadilah Gua.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Ada pula gua yang sangat jarang sekali kita temukan, seperti Gua Es dan gua pasir yang&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; jumlahnya hanya sekitar 5 % dari jumlah gua yang ada diseluruh dunia. Ada beberapa proses&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; yang menjadi penyebab terbentuknya Gua Karst yaitu : Akibat Pelarutan secara kimiawi,&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; Pengikisan Air, Amblesan, Runtuhan. Pada umumnya terbentuknya gua – gua tersebut&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; tergantung pada kondisi geologi, Hidrologi dan Litologi, seperti adanya Kekar, Sesar, Bedding&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; Plane, Kontak Batuan dll.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Sejarah Penelusuran Gua dan Ilmu Speleologi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Kegiatan penelusuran gua yang kita ketahui sudah dilakukan sejak jaman primitive dahulu, yang mana gua dijadikan sebagai tempat berlindung dan ritual adat atau pemujaan terhadap roh leluhur mereka. Ada beberapa sejarah tentang awal dari Ilmu Speleologi yaitu, pada tahun 1670 – 1680 Baron John Valsavor dari Slovenia yang pertama kali melakukan deskripsi terhadap 70 gua dalam bentuk laporan ilmiah lengkap dengan komentar, peta, dan sketsa sebanyak 4 jilid dengan total mencapai 2800 halaman, dan pada tahun 1674 seorang ahli Geologi amatir dari Somerset Inggris bernama John Beamont melakukan pencatatan laporan ilmiah penelusuran Gua sumuran (Potholing) yang pertama kali dan diakui oleh British Royal Society. Pada tahun 1818 Kaisar Habsburg Francis I menjadi orang yang pertama kali melakukan kegiatan wisata di dalam Gua yaitu saat mengunjungi Gua Adelsberg (sekarang Gua Pastonja di eks Yugoslavia). Kemudian Josip Jersinovic yaitu seorang pejabat di daerah tersebut tercatat sebagai pengolola Gua professional yang pertama dan pada tahun 1838 seorang pengacara bernama Franklin Golin sebagai tuan tanah yang memiliki areal Mammoth Cave di Kentucky AS (Gua terbesar dan terpanjang didunia) dan mengkomersilkan gua tersebut. Ia memperkerjakan seorang mullato bernama Stephen Bishop yang masih berumur 17 tahun untuk dijadikan budak penjaga gua tersebut. Dan karena tugasnya, Stephen Bishop dianggap Pemandu Wisata Professional pertama. Mammoth Cave sendiri terdiri dari ratusan lorong (Stephen Bishop menemukan sekitar 222 lorong) dengan panjang 300 mil hingga kini&lt;/span&gt;&amp;nbsp; &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;belum selesai ditelusuri dan diteliti. Tahun 1983 oleh usaha International Union of&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt; Speleology, Mammoth Cave diakui oleh PBB sebagai salah satu warisan Dunia (World Herritage).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Secara resmi Ilmu Speleologi lahir pada abad ke -19 berkat ketekunan Eduard Alfred Martel. Sewaktu kecil ia sudah mengunjungi Gua Hahn di Belgia dengan ayahnya, seorang ahli Palenteologi, kemudian mengunjungi Gua Pyrenee di Swiss dan Italia. Pada tahun 1888 ia mulai mengenalkan penelusuran Gua dengan peralatan, pada setiap musim panas ia dan teman-temannya mengunjungi Gua-Gua dengan membawa beberapa gerobak penuh peralatan, bahan makanan dan alat Fotografi. Martel membuat pakaian berkantung banyak yang sering disebut Coverall (Wearpack). Kantung itu diisi dengan peluit, batangan magnesium, beberapa lilin besar, korek api, batu api, martil, beberapa pisau, alat pengukur, thermometer, pensil, kompas, buku catatan, kotak P3K, beberapa permen coklat, sebotol rum dan sebuah telepon lapangan yang digendong. System penyelamatannya dengan mengikatkan dirinya kalau naik atau turun dengan tali.&lt;br /&gt;Tahun 1889, Martel menginjakkan kakinya pada kedalaman 233 meter di Sumurun Ranabel, dekat Mersille, Perancis dan selama 45 menit tergantung kedalaman 90 meter. Ia mengukur ketinggian atap dengan balon dari kertas yang digantungi Spoon yang dibasahi Alcohol, begitu spoon dinyalakan balon akan naik ke atas sampai ke atap Gua. Hingga kini Edward Alfred Martel disebut Bapak Speleologi Dunia. Kemudian muncul seperti : Pornier, Jannel, Biret dan baru setelah Perang Dunia I Robert De Jolly Dan Nobert Casteret mampu mengimbangi Martel, Robert De jolly mampu menciptakan peralatan dari Alumanium Alloy, Nobert Casteret orang pertama melakukan Cave Diving pada tahun 1922, dengan menyelami Gua Monthespan yang di dalam Gua itu ditemukan patung-patung dan lukisan bison serta binatangbinatang lainnya dari tanah liat, yang menurut para ahli, itu sebagai acara ritual sebelum diadakan perburuan binatang ditandai adanya bekas-bekas tombak dan panah. Pada Perang Dunia II, Gua-gua digunakan sebagai tempat pertahanan karena di Gua akan sulit ditembus walaupun menggunakan bom pada waktu itu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;"&gt;Di Indonesia Speleologi mulai berkembang sekitar tahun 1979 dengan berdirinya sebuah klub yang bernama SPECAPINA yang didirikan oleh R.K.T.Ko (Speleogiwan) dan Norman Edwin (Almarhum) bersama beberapa orang lainnya pada waktu itu. Namun karena adanya perbedaan prinsip dari keduanya maka terpecah dan masing-masing mendirikan himpunan/&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; Club Speleologi. Pada tanggal 23 Mei 1983 dr. R.K.T. Ko Mendirikan Himpunan Kegiatan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; Speleologi Indonesia (HIKESPI)/Federation of Indonesian Speleological Activities&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; (FINSPAC) yang kemudian diakui dan tercatat di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; (LIPI) sebagai Organisasi Profesi Ilmiah yang menangani masalah gua dan lingkungannya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; (Surat Pernyataan LIPI No. 7530/SK/C.10/87) dan pada tahun 1985 menjadi anggota&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; International Union of Speleology (IUS). Sedangkan Norman Edwin (Alm) Mendirikan Garba&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; Bumi, beberapa tahun kemudian mulai bermunculan Club–Club Speleologi dibeberapa daerah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Ruang Lingkup Speleologi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Para peneliti berkesimpulan bahwa hubungan antara lingkungan gelap abadi/ dalam gua&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; (disebut Endokarst) dengan dunia diatas permukaan tanah (Eksokarst) sangat erat sekali. Oleh&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; karena itu Speleologi merupakan Ilmu yang didalamnya terdiri dari berbagai disiplin ilmu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; Diantaranya adalah :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Karstologi : Ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk kawasan karst&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; Geomorfologi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Karst : Ilmu yang mempelajari tentang bentukan alam/ permukaan bumi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; didaerah kawasan karst khususnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Hidrologi Karst : Ilmu yang mempelajari tentang tata air/ system aliran bawah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; tanah/ gua.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Speleogenesis : Ilmu yang mempelajari tentang proses terbentuknya gua.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Biospeleologi : Ilmu yang mempelajari tentang mahluk hidup/ Fauna/ Biota yang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; ada didalam gua.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Arkeologi : Ilmu yang mempelajari tentang sejarah, kebudayaan dan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; peninggalan manusia pada masa lampau.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Mikroklimatologi : Ilmu yang mempelajari tentang fluktuasi suhu dalam gua yang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; sering minim sekali, baik konstan maupun tidak konstan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Speleotourism : Ilmu yang mempelajari tentang wisata gua atau pada daerah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; karst.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Sumber : Herman Afkani&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-8908105260389824646?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/8908105260389824646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/speleologi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/8908105260389824646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/8908105260389824646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/speleologi.html' title='Speleologi'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYYLHfLxUI/AAAAAAAAAD8/1b7r0lOUR3Q/s72-c/speleology-7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-1456213395753547309</id><published>2010-12-25T07:41:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T07:52:27.736-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rafting'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Caving'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mountaineering'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Climbing'/><title type='text'>Simpul - Simpul</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Berikut adalah simpul-simpul yang digunakan dalam berkegiatan alam bebas seperti penelusuran goa, pemanjatan, dll&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYO3FJlVnI/AAAAAAAAAC4/-MvHzPislS8/s1600/1.jpg" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYO12qYnOI/AAAAAAAAAC0/7RXHa1KxSkw/s1600/zz.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYO4KBiV3I/AAAAAAAAAC8/W7rph5Gocy4/s1600/2.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYO5qIqJII/AAAAAAAAADA/SrSJHQ4qBR0/s1600/3.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYO7MAT4GI/AAAAAAAAADE/B3zmq39d0jE/s1600/4.jpg" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYO8GQS5uI/AAAAAAAAADI/Vf_79_Y1xPM/s1600/5.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYO9RLxSGI/AAAAAAAAADM/Jx-sIuzrQVw/s1600/6.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYSODa7OmI/AAAAAAAAAD4/ma-QhHbC3dg/s1600/11.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYO_-X0oeI/AAAAAAAAADU/JMTHZbiF1WQ/s1600/111.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYPBV29HOI/AAAAAAAAADY/zRjzY2c8Zi4/s1600/1111.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYPCdlhbhI/AAAAAAAAADc/jB8d5MtiQpg/s1600/11111.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYPDj4qXbI/AAAAAAAAADg/3cot3YddWBs/s1600/da.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYPEj2agTI/AAAAAAAAADk/13fOFQ2JvwE/s1600/e.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYPFmQ6LsI/AAAAAAAAADo/wJRRbVzr2ZU/s1600/fg.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYPHWR6X-I/AAAAAAAAADw/nEGXpo9DNZY/s1600/se.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYPgeZ87TI/AAAAAAAAAD0/b_LHRxKlRY8/s320/s.jpg" width="198" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;Sumber : DIKTAT Mapala GMS&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-1456213395753547309?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/1456213395753547309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/simpul-simpul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/1456213395753547309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/1456213395753547309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/simpul-simpul.html' title='Simpul - Simpul'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYO3FJlVnI/AAAAAAAAAC4/-MvHzPislS8/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-9080962457284667695</id><published>2010-12-25T07:06:00.000-08:00</published><updated>2010-12-27T05:52:30.752-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Caving'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Climbing'/><title type='text'>Tali adalah Hidupmu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYGiMiBJ2I/AAAAAAAAACo/m4HnYkvGmLI/s1600/2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYIMENeccI/AAAAAAAAACw/bYibGo8xnYI/s1600/tali.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYIMENeccI/AAAAAAAAACw/bYibGo8xnYI/s320/tali.jpg" width="208" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Salah satu peralatan vital yang digunakan dalam kegiatan penelusuran gua adalah Tali. Ada ungkapan yang sering kita dengar dari penggiat penelusuran gua adalah “T&lt;b&gt;ali Adalah Hidupmu&lt;/b&gt;“. Ini bukan hanya sekedar ungkapan, tetapi pasti lahir dari pendalaman atau penghayatan yang dalam terhadap bagaimana tali menjadi sesuatu yang sangat penting, dimana kita menggantungkan nyawa yang kita miliki dengan penuh keyakinan pada seutas tali. Keyakinan kita tentunya didasari karena pengetahuan yang kita miliki tentang tali yang didesain khusus untuk kegiatan kita.&lt;br /&gt;Tali adalah untaian serat panjang yang terbuat dari berbagai bahan yang berfungsi untuk mengikat, menarik, menjerat, menambat, menggantung dsb. Secara etimologi, tali-temali dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang berkaitan dengan fungsi dan kegunaan tali. Tali pada mulanya berasal dari akar-akar pohon.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Sejalan dengan perkembangan ilmu dan pengetahuan manusia, tali juga mengalami perkembangan, khususnya dalam hal bahan dan konstruksinya. Jika tali pada mulanya hanya berupa akar-akar pohon, maka selanjutnya manusia menciptakan tali dari anyaman serat alam dengan menggunakan peralatan tenun yang masih sederhana. Serat alam yang digunakan kebanyakan dari ijuk atau rambut dan serat alam lainnya seperti kapas, wol, sutera, serta-serat tumbuhan yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Sayangnya, tali yang terbuat dari serat alam tersebut masih memiliki keterbatasan, yakni serat alam mudah mengalami pembusukan dan penyusutan sehingga tidak bertahan lama. Hal ini tentunya memaksa manusia untuk mencari alternatif tali yang bagus, dan karena tuntutan kebutuhan akan tali yang semakin meningkat, maka terciptalah tali yang terbuat dari bahan sintetis, yang memiliki daya tahan yang lebih lama dan lebih kuat dari tali yang terbuat dari serat alam. Tali ini pertama kali diperkenalkan oleh W.H. Carothers, seorang ahli kimia dan di produksi oleh E.I. du Pont de Memors and Co. pada tahun 1938.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bahan tali&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tali menurut bahannya terdiri atas dua jenis, yaitu tali yang terbuat dari serat alam dan tali yang terbuat dari serat sintetis. Tali yang terbuat dari serat alam seperti rami (hemp), manila, sisal, dsb. Sedangkan tali jenis serat sintetis adalah sbb:&lt;br /&gt;a. Nylon&lt;br /&gt;Nylon adalah nama sebuah zat kimia dari gugusan polyamida. Terdiri atas dua jenis, yaitu Nilon 6 dan Nylon 6.6. Keduanya memiliki sifat yang hampir sama. Nylon 6 memiliki sejumlah nama sesuai dengan tempat pembuatannya, seperti perlon di Perancis, enkalor di Jepang, dan grilon di Swiss. Nylon 6 ini memiliki titik lebur 2150C – 2200C. Nylon t 6.6 terdiri atas dua jenis, yakni Type 707 digunakan pada Bluewater II dan Type Super 707 digunakan pada Bluewater III. Nylon 6.6 ini memiliki titik lebur 2600C. Nylon 6 memiliki Daya Renggang (Stretch Ressistance), Daya Tahan Abrasi (Abbration Ressistance), serta daya tahan matahari yang lebih bagus dibanding Nylon 6.6.0&lt;br /&gt;b. Polyolefin&lt;br /&gt;Polypropylene dan Polyethylene adalah dua jenis Polyyolefin yang memiliki sifat yang dapat mengapung dan tidak menyerap air. Oleh karena itu kedua jenis bahan ini cocok untuk kegiatan yang banyak berhubungan dengan air. Disamping itu tahan terhadap zat-zat asam. Namun demikian tali dari bahan ini tidak cocok untuk kegiatan Rappling dan Prusiking. Polypropylene memiliki titik lebur yang tinggi (1650C) dibanding Polyethylene (1100C – 1200C).&lt;br /&gt;c. Polyester&lt;br /&gt;Tali dari bahan ini biasanya terbuat dari Dacron dan Terylene. Kedua bahan ini sebenarnya hampir sama dengan Nylon, namun Terylene memiliki daya tahan sentakan yang lebih rendah dibanding Nylon. Terylene memiliki daya tahan terhadap asam dan alkalis serta memiliki daya tahan abrasi yang bagus.&lt;br /&gt;d. Serat Campuran (Copolymer)&lt;br /&gt;Mengingat serat-serat sintetis yang ada memiliki kelebihan dan kekurangan, maka dengan cara mencampurkan kedua bahan yang berbeda akan menghasilkan jenis tali yang berkualitas sesuai dengan yang diinginkan. Campuran yang sering dilakukan adalah kombinasi antara Polyester dengan Polyprophylene.&lt;br /&gt;e. Serat Kwalitas Tinggi (High Performance Fibers)&lt;br /&gt;- Kevlar&lt;br /&gt;Serat Kevlar merupakan bahan tali yang memiliki daya tahan pada suhu yang tinggi (8000F atau 4270C) dan memiliki kekuatan tuju kali kekuatan baja. Namundemikian, serat ini tidak tahan terhadap UV dan beberapa bahan kimia. Kevlar mudah putus jika dibengkokkan, seperti dibuat simpul karena kurang mampu menyerap tekanan longitudinal.&lt;br /&gt;- Spectra&lt;br /&gt;Bahan spectra memiliki kekuatan sampai sepuluh kali kekuatan baja. Tali atau webbing yang terbuat dari bahan ini disebut SPECTRA. Keuntungan dari serat ini adalah tidak mudah meyerap air (mudah terapung), memiliki daya tahan abrasi yang bagus, serta tahan terhadap UV dan bahan kimia. Namun, bahan spectra tidak lentur, tidak kuat jika disimpul, dan memiliki titik lebur yang rendah (1500F atau 660C).&lt;br /&gt;- Liquid Crystal Polymers (LCPs)&lt;br /&gt;Serat ini merupakan serat yang sangat kuat terbuat dari Polymer Kristal cair. Bahan ini memiliki daya tahan terhadap suhu dan bahan kimia yang sangat tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Konstruksi Tali&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a. High-Stretch Kernmantle, tali yang mempunyai elongasi yang tinggi. Tali ini biasanya digunakan untuk Pemanjatan Tebing.&lt;br /&gt;b. Low-Stretch Kernmantle, jenis tali ini mempunyai Elongasi yang kecil dan digunakan untuk kegiatan penelusuran gua&lt;br /&gt;c. Webbing, tali ini adalah jenis tali pipih digunakan sebagai bahan Harness, Foot Loop, Cowstail dan dijadikan Sling untuk pemasangan Anchor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Persyaratan Tali&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Memilih tali yang baik digunakan dalam penelusuran Gua Vertical, harus memenuhi standar minimal dibawah ini :&lt;br /&gt;a. Konstruksinya adalah Kernmantle&lt;br /&gt;b. Breaking Strength, minimal 1500 kg&lt;br /&gt;c. Harus mampu menahan beban sentak minimal dua kali FF1 dengan beban 80 kg.&lt;br /&gt;d. Diameter tali 8 – 11mm&lt;br /&gt;e. Titik Leburnya mencapai 200° C&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Diameter Tali&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tali yang sering digunakan berdiameter 3 – 13 mm. Untuk kegiatan Penelusuran Gua vertical tali yang digunakan berdiameter 8 – 11mm. 8 mm sangat baik digunakan untuk gua yang dalam karena ringan yang tentunya memudahkan dalam packing dan membawanya, 9 - 10 mm adalah ukuran tali yang standar untuk Caving dan tali 11 mm sangat baik untuk Rescue.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Kekuatan Tali&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui kekuatan tali kita dapat melihatnya pada Catalog atau Manual Book dari tali tersebut. Biasanya tertulis Breaking Strength (Kekuatan Putus). Satuannya bisa dalam KN (Kilonewton) atau KG (Kilogram). 1 KN kalau dikilogramkan sebanyak 100 Kg. Ada juga yang namanya Numbers of Falls, yaitu berapa kali beban dijatuhkan hingga tali tersebut terputus. (Standarnya menggunakan FF1 dengan beban 80 Kg). Setelah mengetahui breaking stengthnya yang penting juga harus diketahui adalah SWL (Safe Working Load) atau beban kerja yang aman. Umumnya menggunakan rumus Breaking Strength / 5, kalau penggunaan untuk manusia BS / 10 dan untuk Rescue BS / 15. Berikut ini table tentang Perbandingan kekuatan tali dengan berbagai ukuran diameter.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="188" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYGjTr0BPI/AAAAAAAAACs/-QM_gTMlErE/s400/1.jpg" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;Hal yang harus diperhatikan adalah pengurangan kekuatan tali. Ada berapa hal yang bisa mengurangi kekuatan tali yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;ketika dibuat simpul pada tali, maka pada saat itu pula terjadi pengurangan kekuatan. Pengurangan ini tidak permanen. Hanya pada saat ada simpul tersebut, yaitu disebabkan oleh tegangan dan tekanan yang terjadi pada tali akibat simpul yang dibuat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;Tali dalam keadaan basah. Tali yang basah bisa berkurang kekuatnnya sampai 35%.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYGiMiBJ2I/AAAAAAAAACo/m4HnYkvGmLI/s1600/2.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Perawatan Tali&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Adapun perawatan tali yang dilakukan adalah :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;a. Tali baru sebaiknya dicuci sebelum digunakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;b. Setiap pemakaian perlu dicatat :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Berapa lama pemakaian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Penggunaannya untuk apa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Dalam keadaan kering atau basah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Menggunakan alat apa, dll.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;c. Hindari terkena sinar matahari langsung dalam waktu yang lama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;d. Jangan menginjak tali, karena dapat menekan butiran pasir masuk kedalam tali yang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; dapat merusak struktur tali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;e. Hindarkan tali dari zat-zat kimia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;f. Setiap habis pemakaian sebaiknya tali dicuci.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;g. Mencuci tali sebaiknya menggunakan sikat yang halus atau menggunakan sikat khusus&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; pencuci tali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;h. Sebaiknya tidak menggunakan detergen pada saat mencuci tali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;i. Keringkan ditempat teduh yang tidak terkena cahaya matahari langsung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;j. Simpan ditempat yang kering dengan temperature yang sedang dan digantung,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt; usahakan tidak menempel pada dinding.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;Sumber : Indra Wahyudi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-9080962457284667695?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/9080962457284667695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/tali-adalah-hidupmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/9080962457284667695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/9080962457284667695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2010/12/tali-adalah-hidupmu.html' title='Tali adalah Hidupmu'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRYIMENeccI/AAAAAAAAACw/bYibGo8xnYI/s72-c/tali.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-1612424631975327329</id><published>2009-05-12T23:50:00.000-07:00</published><updated>2010-12-25T06:23:06.610-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>Kutipan-kutipan dari catatan harian Soe hok gie</title><content type='html'>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img border="0" height="152" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TQazgGqJB_I/AAAAAAAAABo/HcZDfWTTfAA/s200/gie.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" width="200" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Soe hok gie&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fulpost" style="font-size: small;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;code&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Pertanyaan pertama yang harus kita jawab adalah: Who am I? Saya telah menjawab bahwa saya adalah seorang intelektual yang tidak mengejar kuasa tapi seorang yang ingin mencanangkan kebenaran. Dan saya bersedia menghadapi ketidak-populeran, karena ada suatu yang lebih besar: kebenaran.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan Dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Bahagialah mereka yang mati muda.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi ‘manusia-manusia yang biasa’. Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai seorang manusia yang normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Saya ingin melihat mahasiswa-mahasiswa, jika sekiranya ia mengambil keputusan yang mempunyai arti politis, walau bagaimana kecilnya, selalu didasarkan atas prinsip-prinsip yang dewasa. Mereka yang berani menyatakan benar sebagai kebenaran, dan salah sebagai kesalahan. Dan tidak menerapkan kebenaran atas dasar agama, ormas, atau golongan apapun.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Masih terlalu banyak mahasiswa yang bermental sok kuasa. Merintih kalau ditekan, tetapi menindas kalau berkuasa. Mementingkan golongan, ormas, teman seideologi dan lain-lain. Setiap tahun datang adik-adik saya dari sekolah menengah. Mereka akan jadi korban-korban baru untuk ditipu oleh tokoh-tokoh mahasiswa semacam tadi.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Bagiku perjuangan harus tetap ada. Usaha penghapusan terhadap kedegilan, terhadap pengkhianatan, terhadap segala-gala yang non humanis.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Kita seolah-olah merayakan demokrasi, tetapi memotong lidah orang-orang yang berani menyatakan pendapat mereka yang merugikan pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Bagi saya kebenaran biarpun bagaimana sakitnya lebih baik daripada kemunafikan. Dan kita tak usah merasa malu dengan kekurangan-kekurangan kita.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Potonglah kaki tangan seseorang lalu masukkan di tempat 2 x 3 meter dan berilah kebebasan padanya. Inilah kemerdekaan pers di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;To be a human is to be destroyed.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Saya tak mau jadi pohon bambu, saya mau jadi pohon oak yang berani menentang angin.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Saya putuskan bahwa saya akan demonstrasi. Karena mendiamkan kesalahan adalah kejahatan.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;I’m not an idealist anymore, I’m a bitter realist.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Saya kira saya tak bisa lagi menangis karena sedih. Hanya kemarahan yang membuat saya keluar air mata.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Bagiku ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan: dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Saya tak tahu mengapa, Saya merasa agak melankolik malam ini. Saya melihat lampu-lampu kerucut dan arus lalu lintas jakarta dengan warna-warna baru. Seolah-olah semuanya diterjemahkan dalam satu kombinasi wajah kemanusiaan. Semuanya terasa mesra tapi kosong. Seolah-olah saya merasa diri saya yang lepas dan bayangan-bayangan yang ada menjadi puitis sekali di jalan-jalan. Perasaan sayang yang amat kuat menguasai saya. Saya ingin memberikan sesuatu rasa cinta pada manusia, pada anjing-anjing di jalanan, pada semua-muanya.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Tak ada lagi rasa benci pada siapapun. Agama apapun, ras apapun dan bangsa apapun. Dan melupakan perang dan kebencian. Dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Kehidupan sekarang benar-benar membosankan saya. Saya merasa seperti monyet tua yang dikurung di kebun binatang dan tidak punya kerja lagi. Saya ingin merasakan kehidupan kasar dan keras … diusap oleh angin dingin seperti pisau, atau berjalan memotong hutan dan mandi di sungai kecil … orang-orang seperti kita ini tidak pantas mati di tempat tidur.&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Sejarah dunia adalah sejarah pemerasan. Apakah tanpa pemerasan sejarah tidak ada? Apakah tanpa kesedihan, tanpa pengkhianatan, sejarah tidak akan lahir?&lt;/span&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-1612424631975327329?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/1612424631975327329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2009/05/kutipan-kutipan-dari-catatan-harian-soe.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/1612424631975327329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/1612424631975327329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2009/05/kutipan-kutipan-dari-catatan-harian-soe.html' title='Kutipan-kutipan dari catatan harian Soe hok gie'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TQazgGqJB_I/AAAAAAAAABo/HcZDfWTTfAA/s72-c/gie.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-7116476013719850600</id><published>2009-03-29T18:37:00.000-07:00</published><updated>2010-12-25T08:21:17.076-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>The Film &amp; Book of Into the Wild</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318793791332751026" src="http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/SdAmxeXxFrI/AAAAAAAAABE/LZ1TNj9naME/s320/into_the_wild_movie_poster.jpg" style="display: block; height: 283px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 196px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;-THE FILM -&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Christopher McCandless (dalam film ini diperankan oleh Emile Hirsch) yang baru lulus dari kuliahnya di universitas emory memutuskan untuk meninggalkan kehidupan yang dia miliki sebelumnya… Dia menganggap semua yang ada di sekitar dirinya itu palsu… dia hanya percaya pada adiknya saja… Dia memutuskan untuk mencoba bertahan hidup di alaska…&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;McCandless meninggalkan semua hal yang dia miliki sebelumnya, mulai dari tabungan yang dia miliki, kartu kredit, kartu ATM, kartu identitas, dan lain lainnya…. barang terakhir yang akhirnya dia buang adalah mobilnya dan membakar beberapa lembar uang terakhir yang dia miliki di dompetnya… Dia melanjutkan perjalanannya dengan menumpang dari satu mobil ke mobil yang lain… hitchike istilahnya… Dalam perjalanan dia menemui banyak individu lainnya dan banyak petualangan lain… Akan tetapi, tujuan dia tetap tidak berubah… Alaska, Alaska, Alaska… Dan ini bukannya kota di Alaska… tapi Alaskanya Alaska…  tonton aja, dan kamu akan tau maksud kalimat terakhir &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Film dimulai dengan suasana salju di alaska… kemudian muncul sebuah mobil yang merapat ke batas akhir jalan…. Seorang backpacker turun dari mobil dan setelah sedikit percakapan dengan orang yang menyetir, dia segera menuju ke arah pegunungan alaska. Dan opening tittle akan muncul diiringi dengan pemandangan daerah Alaska yang sangat memukau… kita akan melihat backpacker tadi berjalan menuju suatu daerah di alaska… Di sana dia menemukan suatu bus… Tidak dijelaskan kenapa bus itu sampai ada di sana. Yang jelas, backpacker tadi menjadikan bus itu sebagai tempat tinggal dia selama di sana. Sebagai tempat untuk berlindung dari dingin, binatang, dan hal lainnya… dia menjadikan bus itu rumah dia di sana… Dia menulis semacam puisi di sebuah papan kayu… di bagian bawah puisi dia menulis namanya… Alexander Supertramp…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dan film pun beranjak ke 2 tahun sebelumnya… dimana Universitas Emory tengah mengadakan upacara wisuda untuk para lulusannya…. dan Christopher McCandless adalah salah satu lulusan terbaik dari universitas itu… dilanjutkan dengan perayaan keluarga McCandless dengan makan di restoran… Di mana mereka terlibat sedikit perdebatan… dilanjutkan kembali dengan Christopher McCandless yang akhirnya membuang segala macam barang yang dia miliki, menyumbangkan semua tabungan pendidikannya, memotong semua kartu yang dia miliki, dan meninggalkan tempat tinggalnya menuju alaska… Dia pergi hanya membawa pakaian dan buku-buku dia yang merupakan harta terbesar baginya…. Dan cerita pun berlanjut….&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam perjalanannya, Christopher McCandless membuang namanya sendiri… Dia menggunakan nama buatan dirinya sendiri… yaitu Alexander Supertramp… Di bertemu dengan pasangan hippies yang sedang dalam perjalanan, seorang petani amerika yang memberi dia pekerjaan, pasangan dari eropa yang “gila” (membuka begitu saja bajunya di depan orang asing.. apa gak gila tuh namanya? :D), seorang anak gadis yang menyukai dia dan seorang pensiunan angkatan darat yang menunjukkan sikap ayah ke Christopher McCandless…. Sebenarnya banyak orang yang bertemu dengan McCandless… Berhubung McCandless adalah orang yang bisa dengan mudah berteman dengan orang asing, maka banyak orang yang menyukainya…. Akan tetapi, film lumayan terfokus ke beberapa orang yang aku sebutkan tadi….&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Christopher adalah orang yang sangat suka buku… dalam film ini, dia sering mengutip beberapa buku… bahkan beberapa tindakannya didasari dari bacaan buku yang sedang dia baca saat itu… di film ini juga, dia sering sekali terlihat membaca buku hampir di semua waktu dimana dia senggang…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Film ini menggunakan alur maju mundur dalam bercerita… dan itu, terus terang, sangat efektif…. Film ini sendiri membagi dirinya dalam beberapa babak yang tiap babaknya akan ada tulisan seakan-akan kita sedang memasuki bab baru dalam 1 buku… Di dalam film ini juga, akan ada 2 narasi yang sering mengiringi tontonan kita…. pertama adalah narasi dari Carine McCandless yang menceritakan tentang kakaknya…. dan yang kedua adalah narasi dari Christopher McCandles sendiri….&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Overall… Film ini sangat amat recomended buat di tonton… Sebuah film tentang petualangan seorang anak manusia menguji dirinya sendiri dan pada saat yang bersamaan mencari jati diri-nya….  Act Emile Hirsch di film ini juga sangat amat mantab… Jika dapat terus beracting seperti ini, mungkin saja dia bakal jadi salah satu actor ternama di kemudian hari….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aku kutip langsung semacam puisi yang di tulis oleh Christopher McCandless di awal film itu:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“So now, after two rambling years&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;come the final and greatest adventure.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;the climactic battle to kill the false being within&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;and victoriously conclude the spiritual revolution.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;no longer to be poisoned by civilization, he flees,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;and walks alone upon the land to become lost in the wild.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alexander Supertramp, May 1992&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dan masih banyak lagi kutipan-kutipan yang sangat bermakna dari catatan dia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;John Krakauer mencoba untuk netral dalam menggambarkan karakter Christopher, tidak terlalu memujanya dan juga tidak mengecam dia, sehingga penonton dan pembaca dapat mencerna sendiri makna dari Pilem dan buku tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alexander Supertramp bukan lah Superman yang kuat dan tidak menyerah pada kematian, Supertramp yang awalnya sangat mengagung agungkan prinsip dan ideologinya harus menyerah pada kematian yang mengenaskan dan harus menuliskan kata-kata SOS pada salah satu papan di Busnya, dan yang paling menggugah kita adalah kata-kata terakhir dia yang menjadi inti cerita adalah “Happiness only real when shared”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;oh iya, film ini di angkat dari kisah nyata Christopher McCandless dari buku yang di bikin oleh John Krakauer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318793792267582722" src="http://2.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/SdAmxh2pfQI/AAAAAAAAABM/1yliPk4vZW8/s320/intothe-wild.jpg" style="display: block; height: 320px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 192px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;- THE BOOK -&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apa yang ada dalam benak seorang pemuda cerdas, sarjana berpredikat cum laude, ketika dia meninggalkan kehidupannya, keluarga yang mencintainya, dan mengasingkan diri ke alam liar? Mengapa dia menanggalkan kenyamanan peradaban dan semua atribut duniawi, dengan menyumbangkan semua tabungannya, membakar sisa uang tunai yang dia miliki, serta meninggalkan mobil kesayangannya di tengah hutan begitu saja?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Chritopher McCandless menjelma menjadi Alexander si Petualang Super -- menggantungkan hidup pada alam sepenuhnya, mengabaikan risiko apa pun, dan mencoba bertahan di tengah kebekuan dan kesunyian Alaska, The Last Frontier, dataran kejam yang tak kenal belas kasihan. Akankah petualangan ini membawa dia pada makna kehidupan? Ataukah ini hanya kegialaan kompleks seorang pemuda yang nyentrik yang haus sensasi?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di dalam Into the Wild: Kisah Tragis sang Petualang Muda, Jon Krakauer mengajak kita menguak misteri pengasingan diri Alexander si Petualang Super dan menyelamai gairah manusia saat bersinggungan dengan bahaya dan maut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;''Buku wajib bagi para petualang alam dan pemilik jiwa yang resah.''&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aku ingin pergerakan dinamis, bukan kehidupan yang tenang. Aku mendambakan kegairahan, bahaya, dan kesempatan untuk mengorbankan diri baagi orang yang kucintai. Aku merasakan di dalam diriku, tumpukan energi sangat besar yang tidak menemukan penyaluran di dalam kehidupan kita yang tenang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;- Leo Tolstoy (''Family Happiness'')-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jon Krakauer adalah penulis best-seller Into Thin Air: Kisah Tragis Pendakian Everest dan editor pendukung untuk majalah Outside. Karya tulisnya juga sering muncul dalam Smitshonian, National Geographic, Playboy, Rolling Stone, dan Architecture Digest. Artikelnya tentang Chris McCandless di majalah Outside membuat dia menjadi finalis National Magazine Award. Dia juga mendapat penghargaan dari American Alpine Club Literary. Bersama istrinya, saat ini, dia menetap di Seattle, Washington.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-7116476013719850600?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/7116476013719850600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2009/03/film-book-of-into-wild.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/7116476013719850600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/7116476013719850600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2009/03/film-book-of-into-wild.html' title='The Film &amp; Book of Into the Wild'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/SdAmxeXxFrI/AAAAAAAAABE/LZ1TNj9naME/s72-c/into_the_wild_movie_poster.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-7731235853270493338</id><published>2009-02-21T23:54:00.000-08:00</published><updated>2010-12-27T05:51:37.661-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mountaineering'/><title type='text'>Gunung Dempo Batuk, Ratusan Pendaki Terjebak</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="300" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316798893645901474" src="http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/SckQbJX0LqI/AAAAAAAAAAs/p7y3uzesGeM/s400/pictu12.jpg" style="display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ratusan pendaki ternyata terjebak di Gunung Dempo di Pagar Alam, Sumatera Selatan sejak Kamis (1/1/2009). Saat itu, gunung berapi tersebut sedang mengeluarkan hujan abu. Kondisi mereka hingga kini belum diketahui pasti. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Menurut Ketua Pos Pemantau Gunung Api Dempo, Slamet, berdasarkan informasi dari para pendaki yang sudah turun, saat kejadian itu masih banyak pendaki di puncak Dempo yang luka-luka karenakan terkena hembusan belerang yang disertai hujan abu. Namun, jumlah persis pendaki yang terjebak belum dapat dipastikan karena seorang petugas di Pos Pemantau Gunung Api Dempo yang juga ikut naik ke puncak Dempo itu, belum pulang sejak dua hari yang lalu. Komunikasi pun putus. Penduduk di kaki Dempo pun umumnya khawatir, para pendaki tidak dapat turun karena menghirup hembusan belerang di puncak Dempo yang biasanya bercampur gas beracun. Apalagi, jika mereka mendirikan tenda dekat bibir kawahnya. Berdasarkan pengamatan pos gunung api itu, pada Kamis (1/1), terjadi getaran gempa dan hembusan yang menyebabkan terjadi hujan abu itu yang terjadi satu kali sekitar pukul 10.50 WIB. Tetapi hembusan itu tidak bisa dilihat secara visual, karena puncak Dempo tertutup kabut, dan hanya bisa dipantau melalui seismograf. Penyebaran hujan abunya pun tidak dapat diketahui. Namun sampai saat ini, hujan abu tersebut sudah sampai di kawasan Gunung Gare, Pagar Alam. Aktivitas tersebut tidak begitu berbahaya, karena kawah terbuka, sehingga pergerakan magma di dalam dapur magma menjadi terbuka dan tidak terjadi tekanan keluar. Berbeda jika mulut kawah tertutup dan dapat menimbulkan ledakan yang dahsyat. Menurut Slamet, dengan terjadinya hembusan di Gunung Dempo itu, pihaknya sudah melaporkan kepada Direktorat Vulkanologi di Bandung agar ikut memantau. Sementara, Kepala Badan Kesbang Linmas Pemda Kota Pagar Alam, Hamlian Masir, mengaku sudah berkoordinasi dengan tim SAR untuk memantau para pendaki yang terjebak di Dempo. “Kami juga telah menyiapkan tim SAR untuk evakuasi kalau para pendaki itu belum juga kembali,” katanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-7731235853270493338?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/7731235853270493338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2009/02/gunung-dempo-batuk-ratusan-pendaki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/7731235853270493338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/7731235853270493338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2009/02/gunung-dempo-batuk-ratusan-pendaki.html' title='Gunung Dempo Batuk, Ratusan Pendaki Terjebak'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/SckQbJX0LqI/AAAAAAAAAAs/p7y3uzesGeM/s72-c/pictu12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-3521718605748855569</id><published>2009-02-21T23:52:00.000-08:00</published><updated>2010-12-27T05:52:11.471-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mountaineering'/><title type='text'>The Seven Summits of Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316798342612849042" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/SckP7EnTEZI/AAAAAAAAAAk/5gosXxqGf7k/s320/fmi.jpg" style="float: left; height: 200px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 110px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jika dunia memiliki Seven summits yaitu tujuh puncak gunung tertinggi di tujuh benua, maka Indonesia yang memiliki banyak sekali gunung dan pegunungan juga memiliki tujuh puncak tertinggi di setiap pulau/kepulauannya. Dengan dilatari hal tersebut maka saya ingin mengenalkan konsep “The Seven Summits of Indonesia”. Diharapkan dengan ada nya konsep tujuh puncak Indonesia ini, bisa lebih menggairahkan kegiatan pendakian gunung dan dengan sendirinya juga akan meningkatkan minat wisata alam bebas di Indonesia. Konsep ini mengacu atau didasarkan pada puncak gunung/pegunungan yang tertinggi di tujuh pulau/kepulauan utama di Indonesia, pembagian menjadi tujuh pulau/kepulauan utama itu adalah sebagai berikut :&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1.Pulau Sumatera Pulau ini adalah merupakan pulau besar utama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2.Pulau Jawa Pulau ini adalah merupakan pulau besar utama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3.Kepulauan Bali/Lombok/Sumbawa/Flores Kepulauan ini dianggap sebagai satu kesatuan kepulauan utama, dan dikenal juga dengan sebutan kepulauan Sunda Kecil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4.Kalimantan Pulau ini adalah merupakan pulau besar utama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5.Sulawesi Pulau ini juga adalah pulau besar utama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6.Kepulauan Maluku Kepulauan ini juga dianggap sebagai satu kesatuan kepulauan utama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7.Pulau Irian Pulau ini adalah merupakan pulau besar utama&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berdasarkan atas tujuh pengelompokan pulau/kepulauan diatas maka dipilihlah tujuh buah puncak gunung yang tertinggi di masing-masing pulau/kepulauan tersebut. Jelas disini kriterianya hanya satu yaitu "tertinggi di pulau/kepulauan tersebut bukan dari tingkat kesulitannya. Maka puncak-puncak tertinggi di tujuh pulau/kepulauan utama di Indonesia (The Seven Summits of Indonesia) adalah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Puncak tertinggi di Pulau Sumatera di pegang oleh Gunung Kerinci dengan ketinggian puncaknya 3.800 m dari permukaan laut. Gunung ini Berada di perbatasan propinsi Sumatera Barat dan Jambi pada lintang 10°45,50' LS dan 1010°160' BT. Gunung ini juga berada di bawah naungan administrasi dari Taman Nasional Kerinci Semblat. Gunung kerinci merupakan gunung berapi yang tergolong aktif. Gunung ini bisa didaki dari rute normal pendakiannya didesa Kersik Tuo &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Puncak tertinggi di Pulau Jawa adalah Gunung Semeru yang mempunyai ketinggian 3.676 m dari permukaan laut. Posisi gunung ini berada di propinsi Jawa Timur diantara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8°06' LS dan 120°55' BT. Semeru adalah salah satu gunung berapi yang teraktif di Indonesia, setiap lebih kurang 20 menit sekali kawahnya mengeluarkan abu vulkanik berwarna hitam bercampur pasir dan batu-batu kecil. Gunung ini berada dibawah pengawasan administrasi dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Rute pendakian normal gunung ini dimulai dari Desa Ranupane.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Puncak tertinggi diKepulauan Bali/Lombok/Sumbawa/Flores adalah Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 m dari permukaan laut. Rinjani juga merupakan gunung berapi yang masih aktif dan secara periodik memperlihatakan keaktifan dari kepundan anak gunung barunya yang muncul dari tengah danau kaldera yang terkenal dari gunung ini yaitu Danau Segara Anak. Gunung ini berada di pulau Lombok propinsi Nusa Tenggara Barat pada posisi lintang 8º25' LS dan 116º28' BT. Secara administrasi gunung ini berada dibawah naungan Taman Nasional Gunung Rinjani. Rute normal pendakian ke puncak gunung ini ada dua yaitu dari Desa Sembalun dan Desa Senaru.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Puncak tertinggi di Pulau Kalimantan adalah gunung Kinabalu, akan tetapi gunung tersebut berada dibawah kedaulatan negara jiran Malaysia sehingga tidak bisa dimasukan kedalam kelompok “The Seven Summits of Indonesia”. Oleh karena itu maka puncak gunung tertingginya dipengang oleh Gunung Bukit Raya dengan ketinggian 2.278 m dari permukaan laut, gunung ini berada di perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah pada posisi 112º 07' - 112º 56' BT dan 00º 24' - 00º 59' LS. Gunung ini bukan gunung berapi, dan berada dibawah pengawasan Taman Nasional Bukit Baka – Bukit Raya. Rute normal pendakian gunung ini berawal dari Nanga Popai, akses ke Nanga Popai ini bisa dilakukan dari Pontianak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Puncak tertinggi di Pulau Sulawesi dipegang oleh pegunungan Latimojong dengan puncak tertingginya bernama Rante Mario memiliki ketinggian 3.430 m dari permukaan laut. Pegunungan Latimojong ini berada di kabupaten Enrekang propinsi Sulawesi Selatan, pada koordinat 120°01'30" BT - 03°23'01" LS serta bukan merupakan gunung berapi. Akses rute normal pendakiannya berawal dari desa Karangan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Puncak tertinggi di Kepulauan Maluku adalah puncak Gunung Binaiya dengan ketinggian 3.027 m dari permukaan laut.dan terletak di propinsi Maluku, tepatnya di pulau Seram Kabupaten Maluku Tengah pada posisi geografis 3° 10' LS dan 129° 28' BT. Gunung ini juga bukan gunung berapi. Akses rute normal pendakian kepuncaknya bisa dimulai dari desa Kanike. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-3521718605748855569?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/3521718605748855569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2009/02/seven-summits-of-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/3521718605748855569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/3521718605748855569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2009/02/seven-summits-of-indonesia.html' title='The Seven Summits of Indonesia'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/SckP7EnTEZI/AAAAAAAAAAk/5gosXxqGf7k/s72-c/fmi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7648206368723973106.post-6418397138297852203</id><published>2009-02-21T23:43:00.001-08:00</published><updated>2010-12-27T05:51:58.788-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mountaineering'/><title type='text'>Pendaki Gunung dan Pencinta Alam</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316799952407546066" src="http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/SckRYxkQyNI/AAAAAAAAAA8/DXmAXjoFJOU/s200/ist2_407308_backpackers.jpg" style="float: left; height: 151px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada tahun 1492 sekelompok orang Perancis di bawah pimpinan Anthoine de Ville mencoba memanjat tebing Mont Aiguille (2097 m), dikawasan Vercors Massif. Saat itu belum jelas apakah mereka ini tergolong pendaki gunung pertama. Namun beberapa dekade kemudian, orang-orang yang naik turun tebing-tebing batu di Pegunungan Alpen adalah para pemburu chamois, sejenis kambing gunung. Barangkali mereka itu pemburu yang mendaki gunung. Tapi inilah pendakian gunung yang tertua pernah dicatat dalam sejarah.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Di Indonesia, sejarah penDakian gunung dimulai sejak tahun 1623 saat Yan Carstensz menemukan "Pegunungan sangat tinggi di beberapa tempat tertutup salju" di Papua. Nama orang Eropa ini kemudian digunakan untuk salah satu gunung di gugusan Pegunungan Jaya Wijaya yakni Puncak Cartensz.Pada tahun 1786 puncak gunung tertinggi pertama yang dicapai manusia adalah puncak Mont Blanc (4807 m) di Prancis. Lalu pada tahun 1852 Puncak Everest setinggi 8840 meter ditemukan. Orang Nepal menyebutnya Sagarmatha, atau Chomolungma menurut orang Tibet.Puncak Everest berhasil dicapai manusia pada tahun 1953 melalui kerjasama Sir Edmund Hillary dari Selandia Baru dan Sherpa Tenzing Norgay yang tergabung dalam suatu ekspedisi Inggris. Sejak saat itu, penDakian ke atap-atap dunia pun semakin ramai.Di Indonesia sejarah pecinta alam dimulai dari kampus pada era tahun 1970-an. Pada saat itu kegiatan politik praktis mahasiswa dibatasi dengan keluarnya SK 028/3/1978 tentang pembekuan total kegiatan Dewan Mahasiswa dan Senat Mahasiswa yang melahirkan konsep Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK). Para mahasiswa itu, diawali dengan berdirinya Mapala Universitas Indonesia di era yang sama, membuang energi mudanya dengan merambah alam mulai dari lautan sampai ke puncak gunung.Kalau kita menilik asal katanya, ‘Pecinta’ artinya orang yang mencintai, dan alam dapat diartikan segala sesuatu yang ada di sekitar kita. Kalau kita perjelas lagi, alam berarti benda hidup maupun benda tak hidup, yang ada di dunia ini. Udara, tanah, dan air merupakan bagian dari alam. Demikian pula dengan tanaman, hewan, dan manusia, mereka termasuk bagian dari alam ini. Jadi, jelas bahwa diri kita sendiri merupakan bagian dari alam semesta ini. Lalu dapatkah kita mengatakan bahwa Pecinta Alam adalah orang yang mencintai alam semesta beserta isinya, termasuk dirinya sendiri? Bagaimana pula dengan mereka yang memiliki hobby bertualang di alam bebas? Dapatkah mereka kita sebut Pecinta Alam? Tampaknya memang ada kerancuan makna dalam istilah “Pecinta Alam” tersebut: antara mereka yang mencintai alam (lingkungan) dengan mereka yang gemar berpetualang di alam bebas. Sebagai pembanding, di Eropa dan Amerika ada suatu terminologi yang jelas bagi mereka yang berkecimpung dalam dunia kepecintaalaman, misalnya envi-ronmentalist (pecinta lingkungan hidup: Green Peace), naturlist (pecinta alam seperti sebagaimana adanya), adventure (petualangan/penjelajah), mountaineers, outdoor sports/activities.Oleh karena itu, mungkin akan lebih tepat bila dikatakan bahwa Pecinta Alam adalah orang-orang yang mencintai alam beserta segala isinya, dan yang mencintai petualangan alam bebas.Lalu apakah kita sebagai penDaki gunung bisa disebut sebagai pecinta alam? Jawabannya bisa ya dan tidak . Selama seorang penDaki gunung masih suka buang sampah sembarangan di gunung, corat-coret, petik sana-sini dan melakukan kegiatan tak bertangung-jawab lainnya, rasanya tidak pantas bila disebut sebagai Pecinta Alam. Karena seorang yang mencintai alam akan senantiasa menjaga kelestarian Alam, Bukan Merusaknya……&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7648206368723973106-6418397138297852203?l=mapala-gms-artikel.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/feeds/6418397138297852203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2009/02/pendaki-gunung-dan-pecinta-alam.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/6418397138297852203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7648206368723973106/posts/default/6418397138297852203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mapala-gms-artikel.blogspot.com/2009/02/pendaki-gunung-dan-pecinta-alam.html' title='Pendaki Gunung dan Pencinta Alam'/><author><name>Artikel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02995017756772025342</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/TRO_I5xiYgI/AAAAAAAAACE/UkxHOSWQY1s/S220/gms%2B111%2Bcopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_RunrlapgDG8/SckRYxkQyNI/AAAAAAAAAA8/DXmAXjoFJOU/s72-c/ist2_407308_backpackers.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
